Artikel

Berolahraga Setelah Vaksin Covid-19, Amankah?

Berolahraga sangat dianjurkan untuk dilakukan setiap hari, terlebih selama pandemi Covid-19 dimana imun tubuh yang prima sangat dibutuhkan. Tetapi, bagaimana jika Wong Coco Family baru saja divaksin Covid-19? Bolehkah berolahraga setelah kita disuntikkan vaksin Covid-19? Berikut penjelasan singkatnya.   Menurut informasi di laman Healthline, olahraga setelah vaksin Covid-19 aman untuk dilakukan karena sampai saat ini belum ada studi yang menunjukkan bahwa olahraga berbahaya jika dilakukan setelah mendapatkan vaksin Covid-19.   Walaupun begitu, Wong Coco Family sebaiknya memperhatikan terlebih dahulu reaksi tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan ke tubuh Wong Coco Family. Berdasarkan informasi dari CDC (Centers of Disease Control and Prevention), gejala yang umum dirasakan penerima vaksin antara lain nyeri, kemerahan, dan bengkak pada lengan yang disuntik.   Tidak hanya itu, penerima vaksin juga beresiko mengalami kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, demam dan mual. Nah, salah satu upaya untuk meminimalisir efek samping vaksin tersebut adalah beristirahat yang cukup dan tidak bergerak terlalu banyak, termasuk salah satunya berolahraga.   Jadi bisa kita simpulkan, berolahraga setelah vaksin memang aman karena sampai saat ini belum ada studi yang menunjukkan bahwa olahraga berbahaya setelah mendapatkan vaksin.   Namun ingat, jika Wong Coco Family mengalami efek samping vaksin, ada baiknya untuk menunda terlebih dahulu kegiatan berolahraga, setidaknya sampai efek samping vaksin tidak lagi terasa.   Semoga informasinya bermanfaat dan jika Wong Coco Family ingin tahu lebih jauh tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli medis ya!

 17 September 2021

Masih Bekerja Dari Rumah? 6 Kebiasaan Buruk Ini Sebaiknya Dihindari

Walaupun membawa banyak dampak baik seperti meningkatkan efektivitas kerja dengan memangkas waktu perjalanan ke kantor dan meminimalisir resiko penularan virus Covid-19, bekerja dari rumah atau dikenal juga dengan WFH ternyata juga membawa kebiasaan buruk yang bisa merugikan kita semua. Apa saja kebiasaan buruk tersebut? Berikut adalah 6 kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari   Melakukan beberapa pekerjaan sekaligus   Melakukan pekerjaan sekaligus memang sekilas bisa membuat pekerjaan bisa selesai dengan lebih cepat. Tapi ternyata, kebiasaan ini sebaiknya Wong Coco Family hindari karena justru bisa menurunkan tingkat produktivitas karena otak dipaksa untuk menjalankan dua pekerjaan sekaligus.   Dilansir dari laman situs liputan6, seorang ahli saraf dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Earl Miller, mengungkapkan multitasking bisa meningkatkan hormon stres kortisol serta hormon fight or flight (melawan-atau-lari) adrenalin, yang dapat merangsang otak secara berlebihan dan dapat menyebabkan kabut mental atau pemikiran yang kacau.     Kurang aktif bergerak   Saat bekerja dari rumah, kita akan memangkas berbagai aktivitas fisik yang biasa dilakukan di luar rumah, seperti berjalan ke kantor dan lain sebagainya. Hal ini sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan masalah kesehatan kronis seperti penyakit jantung, depresi, dan obesitas.   Sebuah studi di Journal of Comparative Neurology menunjukkan sebuah fakta adanya hubungan antara ketidakaktifan dan penurunan mental. Tidak aktif secara fisik (sedentary) dapat mengubah bentuk neuron tertentu di otak sehingga bisa menyebabkan terjadinya penurunan kesehatan mental. Karena itulah, selama bekerja di rumah kita disarankan untuk tetap aktif bergerak, seperti melakukan olahraga ringan selama 30 menit.   Terlalu lama duduk   Sebuah studi yang dilakukan oleh The University of California, Los Angeles (UCLA) mengungkapkan bahwa mereka yang lebih banyak duduk akan lebih berisiko mengalami penipisan di daerah otak yang berhubungan dengan memori.  Hasil studi ini menekankan bahwa terlalu banyak duduk tidak hanya membawa risiko kesehatan fisik, tetapi juga risiko neurologis.   Karena itu, usahakan untuk mengurangi waktu duduk sebisa mungkin. Wong Coco Family bisa menyelingi aktivitas bekerja dari rumah dengan berjalan ringan di area rumah setiap 10 menit sekali.   Terlalu lama menatap layar gadget   Menatap layar gadget terlalu lama bisa mengakibatkan penurunan memori dan kognitif. Selain itu, menatap layar terlalu lama juga bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik, seperti mata, telinga, leher, bahu, punggung, pergelangan tangan, dan lengan.   Untuk menghindari resiko tersebut, luangkanlah waktu sesekali untuk tidak menatap layar monitor gadget saat Wong Coco Family bekerja dari rumah.   Kurang tidur   Tidak sedikit mereka yang bekerja dari rumah yang akhirnya tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Karena merasa punya banyak waktu di rumah, tidur menjadi hal yang tidak diprioritaskan dan akhirnya membuat kekurangan waktu untuk beristirahat.   Kurang tidur bisa memperlambat pemikiran kita, mengganggu proses pengambilan keputusan, merusak ingatan, konsentrasi, dan penilaian. Karena itu, usahakan untuk selalu memiliki waktu tidur yang cukup (7-8 jam tiap harinya).     Terlalu lama bermain sosial media   Salah satu cara untuk menghibur diri saat bekerja dari rumah adalah dengan bermain sosial media. Namun ingat, terlalu lama bermain sosial media, juga bisa meningkatkan luapan informasi yang justru bisa menstimulasi otak secara berlebihan. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa menyebabkan stres.   Supaya bisa memaksimalkan kerja otak setiap harinya, ada baiknya untuk membatasi waktu untuk bermain sosial media ya, Wong Coco Family!   Itulah 6 kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari saat bekerja di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!  

 17 September 2021

Jamur Hitam yang Merebak Pasca Covid-19 di India Pernah Masuk Indonesia!

Jamur hitam yang memiliki nama ilmiah mucormycosis ini diketahui telah menyebabkan ribuan orang di India meninggal dunia. Jamur hitam ini umumnya menyerang mereka yang sudah sembuh dari infeksi virus Covid-19. Jamur hitam wajib kita waspadai karena ternyata juga pernah masuk negara kita, Indonesia.   Dilansir dari laman situs kompas.com, Ketua Pokja Bidang Mikosis Paru Pusat Mikosis Paru FKUI/RS Persahabatan mengungkapkan bahwa jamur hitam ini sudah masuk Indonesia dan beberapa kasusnya dilaporkan sudah muncul sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Kasus jamur hitam di Indonesia memang tidak banyak. Tetapi jamur hitam wajib diwaspadai karena angka kematian dari kasus ini terbilang tinggi.   Jamur hitam termasuk penyakit yang cukup cepat menyerang tubuh. Saat seseorang terkena jamur hitam, tindakan yang perlu dilakukan pada umumnya menghilangkan organ tubuh untuk menghentikan penyebaran bakteri ke otak. Dokter bedah tidak jarang harus menghilangkan mata, hidung, dan rahang pasien untuk mencegah penyebaran penyakit itu ke otak.   Lalu, bagaimana caranya mencegah terkena jamur hitam?   Bagi Pasien Covid-19   Hal pertama yang harus dilakukan adalah para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 wajib meningkatkan kewaspadaan klinis dan ketelitian sebagai langkah awal diagnosis. Langkah pencegahan kedua, pasien Covid-19 menghindari atau tidak terlalu banyak mengonsumsi obat yang beresiko menurunkan imun tubuh, seperti kortikosteroid, anti-interleukin dan lain sebagainya.   Selanjutnya kebersihan fasilitas di rumah sakit juga harus selalu dijaga. Mulai dari peralatan medis, sistem air, dan filtrasi, semua harus terjaga kebersihannya. Kebersihan merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah infeksi jamur hitam pada pasien Covid-19 atau pasca-Covid-19.   Bagi Masyarakat Umum   Usahakan untuk selalu menghindari area banyak debu, seperti di lokasi konstruksi bangunan, penggalian dan lain sebagainya. Jika memang sulit menghindari lokasi-lokasi tersebut, pakailah masker khusus (respirator N95).   Selain itu, kita juga disarankan untuk menghindari atau minimal mengurangi mengonsumsi obat tanpa resep dokter. Hal ini penting untuk dilakukan karena ada beberapa obat yang bisa menurunkan sistem imun tubuh sehingga kita menjadi lebih berisiko terinfeksi jamur hitam atau mucormycosis.   Semoga informasi ini bermanfaat,Wong Coco Family! Untuk informasi lebih lengkap tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli medis. Tetap jaga imun tubuh dan menjalankan protokol kesehatan.

 09 Agustus 2021

5 Kebiasaan Baik untuk Menjaga Kesehatan Mental

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga sangat penting. Mental yang sehat akan membuat kita bisa berpikir, bertindak, menangani stres, dan menentukan pilihan dengan lebih baik. Nah agar mental terjaga kesehatannya, ada beberapa kebiasaan baik yang bisa dilakukan setiap hari. Apa saja? Berikut adalah 5 kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan mental.   Rutin olahraga   Rutin berolahraga tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga baik untuk menjaga kesehatan mental. Olahraga bisa mengaktifkan hormon endorfin dalam tubuh, hormon yang membantu meningkatkan suasana hati.   Diet sehat   Sedangkan diet sehat juga bisa membantu menjaga kesehatan mental karena kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat (tinggi gula & lemak) akan lebih beresiko terkena depresi.   Mindfulness   Mindfulness (suatu sikap kesadaran penuh akan diri saat ini, tidak mengawang ke masa lalu atau masa depan) bisa membantu menjaga kesehatan mental karena akan membuat pikiran lebih fokus pada keadaan saat ini, tanpa harus khawatir tentang hal-hal lain yang bisa mengacaukan pikiran.   Ada beberapa cara yang bisa Wong Coco Family lakukan untuk meningkatkan mindfulness, seperti dengan meditasi, menuliskan hal-hal positif yang dirasakan dan dialami, selalu bersyukur dan juga mengapresiasi diri sendiri.   Cukup istirahat   Cukup istirahat sangat penting untuk kesehatan mental karena tidak sedikit dari mereka yang mulai menunjukkan gejala gangguan mental ketika mereka tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Cukup istirahat, seperti cukup tidur di malam hari, tidak hanya baik untuk memulihkan stamina tubuh tapi juga pikiran kita.   Berdamai dengan diri sendiri   Jika Wong Coco sering merasa gelisah, cemas dan takut, coba matikan ponsel pintar yang Anda miliki setidaknya untuk sementara waktu setiap harinya. Putuskan sambungan koneksi dari lingkaran media sosial maupun dunia maya, dan cobalah terhubung dengan batin kita sendiri. Coba Wong Coco Family pahami apa yang dirasakan oleh diri sendiri. Ingat, langkah pertama untuk mencegah gangguan mental adalah dengan mencoba untuk berdamai dengan diri sendiri.   Itulah 5 kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan mental. Semoga informasinya bermanfaat untuk Wong Coco Family semua!

 09 Agustus 2021

Yakin Produk Less Sugar & Low Sugar Itu Sama? Ini Faktanya

Saat ini ada cukup banyak produk makanan atau minuman yang memasang label less sugar dan low sugar, untuk menarik minat beli masyarakat yang mulai sadar akan bahaya konsumsi gula berlebih. Lalu, samakah dua label yang sama-sama memasang kata 'sugar' ini? Simak yuk fakta dan penjelasannya berikut ini.   Less Sugar   Produk makanan atau minuman yang memasang label ini umumnya memiliki kandungan gula yang lebih rendah jika dibandingkan dengan produk yang dikeluarkan sebelumnya. Makanan atau minuman dengan label less sugar umumnya mengandung 25% gula lebih sedikit dibandingkan kandungan gula asli pada minuman tanpa label tersebut. Tapi hal ini bisa berbeda-beda, tergantung dari produsen masing-masing.   Lalu, apakah label less sugar menjamin produk tersebut lebih sehat? Belum menjamin karena pemberian gula dalam produk less sugar tersebut bukan rendah gula berdasarkan kebutuhan gula harian kita, tapi hanya lebih rendah dibandingkan dengan jumlah gula yang biasa diberikan kepada produk makanan dan minuman yang diproduksi sebelumnya.   Nah, agar lebih yakin, ada baiknya jika Wong Coco Family mengecek kadar gulanya terlebih dahulu ya sebelum mengonsumsinya.     Low Sugar   Produk makanan atau minuman yang memasang label ini umumnya akan mengacu pada Perka BPOM No. 13 tahun 2016 yaitu produk yang mengandung gula 5 g per 100 g (dalam bentuk padat) atau 2,5 g per 100 ml (dalam bentuk cair). Karena mengacu pada Perka BPOM, maka bisa disimpulkan bahwa produk yang memasang label low sugar memiliki kadar gula yang cukup dan aman untuk dikonsumsi. Walaupun begitu, ada baiknya Wong Coco Family mengecek juga kadar gulanya terlebih dahulu ya sebelum mengonsumsi produk makanan atau minuman dengan label low sugar, karena kebutuhan asupan gula setiap harinya bisa berbeda untuk setiap orang.   Bicara produk low sugar, ada satu produk persembahan Wong Coco Family yang memasang label low sugar yang harus Wong Coco Family coba, yaitu Wong Coco Aloe Vera LOW SUGAR rasa white grape.     Hadir dengan varian rasa white grape yang nikmat, Wong Coco Aloe Vera Low Sugar dibuat dengan aloe vera yang dipanen dari perkebunan sendiri, tanpa menggunakan pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet, serta kandungan rendah gula yang membuat hari-hari menjadi lebih worry-free.

 09 Agustus 2021

Kasus Covid-19 Melonjak, Ahli Kesehatan Sarankan Pakai Masker Dobel

Saat ini lonjakan angka kasus Covid-19 sedang terjadi dan karena hal inilah sejumlah pihak menyarankan kita semua untuk selalu memakai masker dobel (rangkap) agar bisa mendapat perlindungan yang lebih maksimal. Benarkah masker dobel bisa memberikan perlindungan maksimal? Dilansir dari laman situs CNN Indonesia, Eric Daniel Tenda, seorang dokter spesialis penyakit dalam, menjelaskan pemakaian double mask mampu memberikan perlindungan maksimal dari virus corona. Pemakaian masker medis memberikan perlindungan sebesar 50-60 persen dari risiko terpapar Covid-19 dan jika ditambah dengan masker kain di lapisan luar, maka perlindungan yang diberikan akan semakin besar, yakni 85 persen menurunkan risiko terpapar Covid-19. Tidak hanya memakai masker dobel, masker juga harus digunakan dengan benar. Untuk masker medis, harus menutup hidung hingga dagu secara sempurna. Selain itu, tali masker juga disarankan disilang (knot) supaya tak ada celah virus masuk dari samping. Apa manfaat menyilangkan tali masker? Dengan menyilangkan tali masker medis, maka tidak akan ada bagian longgar ketika memakai masker. Menyilangkan tali masker juga meminimalisasi risiko virus masuk lewat samping tanpa tersaring masker. Selain itu, penggunaan masker kain sebagai pelapis luar masker medis juga harus tepat dan rapat. Masker kain juga sebaiknya langsung dicuci setelah digunakan dan dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Wong Coco semua. Ingat, selalu taati protokol kesehatan yang berlaku ya Wong Coco Family agar pademi ini bisa segera diakhiri!

 09 Juli 2021

Stop Lakukan Kebiasaan Buruk Ini Saat Keluar Rumah Selama Pandemi!

Pandemi yang sampai saat ini masih saja berlangsung mengharuskan kita semua untuk taat protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Namun sayangnya, masih saja ada yang menyepelekannya dengan melakukan beberapa kebiasaan buruk yang menyebabkan resiko penularan virus Covid-19 menjadi menjadi lebih tinggi dan pandemi sulit untuk diakhiri.   Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang harus kita hentikan saat keluar rumah di masa pandemi ini. Keluar tanpa masker Sangat penting untuk selalu memakai masker wajah setiap kali kita beraktivitas keluar rumah. Dengan mengenakan masker, tidak hanya bisa melindungi diri kita sendiri, tapi juga melindungi orang lain dari resiko tertular. Jangan lupa juga untuk selalu membawa cairan pembersih tangan atau hand sanitizer saat keluar rumah. Menganggap pandemi corona sudah hilang atau tidak berbahaya Ada beberapa orang yang mungkin lupa atau menganggap remeh virus corona karena beberapa waktu yang lalu pembatasan seperti PSBB atau lockdown sudah dicabut. Padahal itu tidak berarti bahwa pandemi corona sudah berakhir dan tidak lagi menjadi ancaman. Akibatnya, saat ini kasus terinfeksi kembali naik cukup signifikan di tanah air. Kumpul-kumpul tanpa mematuhi protokol kesehatan Kegiatan kumpul-kumpul dengan tetap mematuhi protokol kesehatan saat pembatasan dicabut memang sudah bisa dilakukan. Sayangnya, karena tidak sedikit yang melakukan aktivitas kumpul-kumpul tanpa mematuhi protokol kesehatan, kasus terinfeksi kembali naik dan akhirnya pemerintah tidak lagi memperbolehkan kegiatan ini dan menetapkan PPKM darurat untuk menekan penularan virus Covid-19.   Itulah beberapa kebiasaan buruk yang harus kita hentikan saat keluar rumah di masa pandemi ini. Semoga informasinya bermanfaat dan ingat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan agar pandemi ini bisa segera diakhiri!

 09 Juli 2021

Tips Seru Mengisi Liburan Sekolah di Rumah Saja

Masa liburan sekolah telah tiba di bulan Juli ini. Tetapi karena adanya peningkatan kasus Covid-19, sama seperti liburan sekolah tahun lalu, liburan sekolah tahun ini pun sangat disarankan untuk dihabiskan dengan tetap di rumah. Jangan khawatir, walaupun hanya liburan dirumah saja, bukan berarti tidak seru lho karena ada banyak kegiatan seru yang bisa kita lakukan selama liburan sekolah. Berikut adalah tips seru mengisi liburan sekolah di rumah saja.   Mencoba Resep Baru Bersama Si Kecil Memasak bersama Si Kecil adalah salah satu kegiatan bermanfaat yang bisa kita lakukan saat libur tiba. Wong Coco Family bisa mencoba berbagai resep baru yang lagi viral di media sosia bersama Si Kecil. Agar Si Kecil semangat, pilih resep yang disukai Si Kecil ya Wong Coco Family. Piknik Bersama Si Kecil Setelah memasak bersama Si Kecil, mengadakan piknik bersama Si Kecil dengan menyantap masakan yang sudah dibuat bisa menjadi salah satu ide seru mengisi liburan sekolah. Wong Coco Family bisa menggelar piknik kecil-kecilan bersama Si Kecil di pekarangan rumah. Olahraga Bersama Si Kecil Olahraga yang terbukti memiliki manfaat tidak melulu harus dilakukan di luar rumah. Wong Coco Family juga bisa membuat kegiatan olahraga di dalam rumah dengan memanfaatkan video-video olahraga yang ada di dunia maya (internet). Pilihlah olahraga yang seru agar Si Kecil bersemangat untuk melakukan olahraga bersama di rumah. Menggambar dan Mewarnai Bersama Si Kecil Tidak kalah seru dengan kegiatan-kegiatan yang disebutkan sebelumnya, Wong Coco Family juga bisa mengisi waktu selama libur sekolah dengan menggambar dan mewarnai bersama Si Kecil yang tentunya dapat memberikan dampak positif seperti meningkatkan semangat dan kreatifitas anak dikala libur sekolah. Supaya aktivitas menggambar dan mewarnai ini menjadi lebih seru, saat ini sedang ada lomba mewarnai dan menggambar dari MyJelly dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2021. Selain bisa menyalurkan hobi menggambar dan mewarnai, Si Kecil juga berpeluang memperoleh hadiah jika terpilih sebagai pemenang lomba mewarnai dan menggambar dari MyJelly. Klik link ini untuk cara ikutannya ya, Wong Coco Family! Pendaftaran GRATIS, tidak dipungut biaya apapun! Yuk daftar sekarang juga dan jangan lupa supaya lebih semangat ikutan lombanya, sediakan MyJelly sebagai cemilannya ya! Produk jelly persembahan Wong Coco ini dibuat dengan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tidak memakai bahan pengawet sehingga cocok dinikmati sebagai cemilan selama libur sekolah.

 09 Juli 2021