Artikel

Mau Sukses? 5 Hobi Baru Ini Bisa Kita Lakukan di Tahun 2022

21 Desember 2021
Mau Sukses? 5 Hobi Baru Ini Bisa Kita Lakukan di Tahun 2022

Ada banyak sekali kegiatan yang bisa dijadikan sebagai hobi. Mulai dari melukis, membaca buku, menulis, melakukan berbagai macam olahraga, dan lain sebagainya. Tidak hanya bisa membuat diri sendiri menjadi bahagia karena melakukan hal yang disukai, cukup banyak orang yang menjadi sukses karena mau menekuni dengan sungguh-sungguh.

 

Apakah Wong Coco Family masih bingung dengan hobi baru yang bisa ditekuni? Berikut adalah 5 hobi baru yang bisa dilakukan di tahun 2022 yang membawa manfaat bagi perkembangan diri sendiri.

 

  1. Hobi yang menghasilkan uang

 

Saat ini ada cukup banyak jenis hobi yang bisa kita tekuni dan akhirnya bisa menghasilkan uang. Contohnya? Hobi memasak. Tidak perlu membuka warung atau restoran, saat ini Wong Coco Family yang hobi memasak bisa menjual hasil masakan yang dibuat di banyak platform dan aplikasi online.

 

  1. Hobi yang membuat tubuh tetap sehat

 

Bersepeda merupakan contoh salah satu jenis hobi yang bisa membuat tubuh kita tetap sehat dengan aktif bergerak. Kesehatan tubuh harus menjadi sebuah prioritas yang jangan sekali-kali diremehkan. Saat kesehatan terjaga dengan baik, maka tidak lagi ada hambatan untuk aktif beraktivitas dalam usaha meraih kesuksesan.

 

  1. Hobi yang membuat kita menjadi kreatif

 

Ada banyak hobi yang bisa Wong Coco Family lakukan untuk mengasah daya kreativitasmu. seperti melukis, menyanyi, mendesain, dan lain sebagainya. Hobi-hobi yang mampu mengasah kreativitas ini tidak hanya akan sangat menunjang untuk Wong Coco Family yang ingin sukses di industri kreatif, tapi juga industri-industri lain karena hampir semua industri dan lapangan pekerjaan membutuhkan orang-orang yang kreatif.

 

  1. Hobi yang menambah ilmu dan pengetahuan

 

Membaca banyak buku, aktif berdiskusi di forum online, atau sekadar gemar berpartisipasi di berbagai jenis seminar bisa menjadi hobi yang akan mengantarkan kita kepada kesuksesan karena bukan rahasia lagi sebagian orang sukses merupakan mereka yang kaya ilmu dan pengetahuan.

 

  1. Hobi yang mampu mengembangkan pola pikir

 

Menulis jurnal harian merupakan salah satu hobi yang dapat mengembangkan pola pikirmu. Wong Coco Family juga aktif bersosial media? Itu juga termasuk sebuah hobi yang mampu mengembangkan pola pikir, karena interaksi manusia di dunia maya adalah cerminan dari pola pikir masyarakat. Namun bersosial media harus dilakukan secara positif, jangan berlebihan dan menjadi kecanduan juga ya, Wong Coco Family!

 

Itulah 5 hobi baru yang bisa kita lakukan di tahun 2022. Semoga informasinya bermanfaat untuk Wong Coco Family semua!

“Lihat Artikel Lainnya”

Benarkah Jelly Bisa Menurunkan Panas Dalam?

Benarkah Jelly Bisa Menurunkan Panas Dalam?

Saran untuk mengonsumsi jelly untuk membantu mengatasi panas dalam mungkin sering kita dengar. Tapi untuk kebenarannya, mungkin tidak sedikit dari kita yang belum mengetahuinya. Nah, agar tidak salah kaprah, berikut adalah penjelasannya. Jelly terbuat dari rumput laut berjenis karaginofit, seperti eucheuma sp, hypnea sp, gigartina sp dan chondrus sp, dan menurut informasi yang dilansir dari laman situs emingko.com, makanan olahan dengan bahan baku rumput laut sudah cukup lama digunakan sebagai obat panas dalam. Selain bersifat herbal, rumput laut juga mengandung cukup banyak serat dan baik bagi saluran pencernaan. Informasi ini sejalan dengan pendapat yang diungkapkan oleh Dr dr. Samuel Oetoro, MS,SpGK, seorang spesialis gizi klinis. Dilansir dari situs viva.co.id, dr Samuel menjelaskan bahwa pendapat yang mengatakan bahwa jelly bisa menurunkan panas dalam itu adalah fakta. Menurutnya, jelly memiliki kandungan airnya tinggi, jika tubuh panas, maka asupan yang dibutuhkan adalah air. Dengan mengonsumsi jelly yang tinggi kandungan airnya, cairan yang masuk ke dalam tubuh bisa tercukupi dan bisa membantu menurunkan panas dalam. Nah, itulah penjelasan singkat tentang apakah agar-agar atau jelly bisa membantu menurunkan panas dalam yang ternyata benar adanya. Jika Wong Coco Family saat ini ingin menikmati jelly dengan cara yang praktis, MyJelly adalah solusinya. Produk jelly persembahan Wong Coco ini dibuat dengan gula asli tanpa pemanis buatan dan tidak menggunakan bahan pengawet., MyJelly juga tersedia dalam beberapa macam rasa yang bisa dipilih sesuai selera, seperti rasa anggur, leci, melon, jeruk dan stroberi.

 05 Februari 2020
Nata de Coco Tidak Mengandung Plastik, Ini Penjelasan dari BPOM RI

Nata de Coco Tidak Mengandung Plastik, Ini Penjelasan dari BPOM RI

Sekitar akhir tahun lalu, tepatnya di awal bulan Desember 2019, beredar informasi di media sosial tentang isu Nata de Coco mengandung plastik. Informasi itu bahkan disertai video yang jumlahnya lebih dari satu. Rata-rata rekaman video menunjukkan seseorang yang memencet potongan Nata de Coco sampai pipih, mirip lembaran plastik tipis. Dalam video yang diunggah ke situs YouTube tersebut Nata de Coco ditekan-tekan dengan klaim pembenaran produk tersebut terbuat dari plastik. Ada juga video yang menunjukkan Nata de Coco mengandung plastik dan bisa dibakar. Sebagai respons terhadap unggahan video tersebut, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia menggelar konferensi pers dan diskusi Kebaikan Nata de Coco Kelapa Indonesia di Harris Hotel FX Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019). Acara ini diselenggarakan untuk menegaskan, deretan rekaman gambar dalam video-video tersebut mengandung informasi yang tidak benar dan menyesatkan.  Dalam kesempatan itu, pihak BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) pun memberi klarifikasi dan dengan tegas menyatakan, video-video yang beredar itu hoaks. Menurut Ema Setyawati, Direktur Pengawasan Pangan Olahan Resiko Rendah dan Sedang BPOM RI, menegaskan Nata de Coco yang asalnya dari kelapa itu betul-betul makanan, bukan plastik. Ema menambahkan, produk Nata de Coco masuk dalam kategori pangan. Kategori Nata de Coco adalah semua bahan berasal dari buah, bisa meliputi bubur buah, santan kelapa, dan lainnya, termasuk makanan pencuci mulut berbahan air kelapa berbasis buah. Dalam proses pembuatannya, pangan yang menyerupai gel ini terbentuk dari jutaan benang selulosa yang berlapis-lapis, sehingga menjadikan pangan ini mengandung serat tinggi yang baik untuk tubuh. Senada dengan penjelasan dari BPOM RI, dilansir dari laman situs biotek.lipi.go.id, Nata de Coco adalah selulosa murni produk kegiatan mikroba Acetobacter xylinum. Produk ini dibuat dari air kelapa dan dikonsumsi sebagai makanan berserat yang menyehatkan. Benang serat tipis (selulosa) diperlukan dan penting untuk pencernaan. Lapisan yang banyak tersebut juga membuat Nata de Coco bisa memerangkap cairan. Saat ditekan, cairan tersebut akan keluar dan yang tertinggal adalah benang-benang serat yang menyerupai lembaran tipis. Lembaran tipis inilah yang disebut-sebut seolah-olah lembaran plastik. Setelah menyimak informasi di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa informasi tentang Nata de Coco terbuat dari plastik adalah informasi yang salah dan menyesatkan dan karena itulah Wong Coco Family tidak perlu ragu lagi untuk mengonsumsi Nata de Coco. Sebagai lembaga negara, BPOM juga sudah melakukan pengawasan dari semua aspek, yaitu regulasi, evaluasi pre-market, pengawasan post market, seperti iklan atau promosi, penyelidikan, pemberian KIE, public warning, dan law enforcement. Satu produk Nata de Coco yang menggunakan gula asli dan tanpa pemanis buatan adalah Wong Coco Nata de Coco. Jadi ingat, ketika Wong Coco Family ingin menambahkan Nata de Coco dalam minuman atau sajian lainnya, selalu pilih Wong Coco Nata de Coco!

 05 Juni 2020
3 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Pakai Masker Kain Saat New Normal

3 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Pakai Masker Kain Saat New Normal

Saat memasuki era New Normal atau pola hidup baru dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19, masker kain tetap harus selalu kita pakai saat berkegiatan di luar rumah. Nah, karena masih harus selalu kita pakai saat berkegiatan di luar rumah selama era New Normal, berikut adalah 3 hal yang perlu kita ketahui dalam memakai masker kain. 1. Maksimal dipakai selama 4 jam Masker kain memang bisa dipakai beberapa kali tapi kita harus selalu memastikan masker yang kita gunakan selalu dalam keadaan bersih. Karena itu, segera ganti masker kain setelah dipakai maksimal 4 jam dan segeralah mencuci masker kain yang sudah dipakai. 2. Cuci menggunakan air panas dan detergen Dilansir dari Fox News, William Schaffner, Direktur Medis Yayasan Nasional untuk Penyakit Menular di Bethesda, menyarankan, masker kain harus dicuci secara rutin apabila sering digunakan. Cuci masker kain dengan memakai detergen dan air panas agar virus dan bakteri yang mungkin menempel di masker bisa disingkirkan. 3. Tidak sempat dicuci? Simpan di plastik kedap udara! Jika belum bisa segera mencuci, simpan masker kain tersebut di plastik kedap udara dengan melipat masker menjadi dua bagian. Pastikan bagian dalam masker berada di dalam lipatan. Ini penting dilakukan untuk mencegah tangan menyentuh bagian dalam masker yang sudah terkena percikan air liur saat masker kain itu dipakai. Itulah 3 hal yang wajib diperhatikan sebelum pakai masker kain saat New Normal. Semoga informasinya bermanfaat!

 11 Juni 2020