Artikel

Rayakan Tahun Baru dengan 3 Sajian Berbahan Nata de Coco Ini Yuk!

21 Desember 2021
Rayakan Tahun Baru dengan 3 Sajian Berbahan Nata de Coco Ini Yuk!

“Lihat Artikel Lainnya”

Jangan Ragu! Vaksin Covid-19 Aman dan Halal

Jangan Ragu! Vaksin Covid-19 Aman dan Halal

Sebagai upaya untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih saja berlangsung, pemerintah akan memberikan vaksin Covid-19 ke seluruh masyarakat Indonesia secara bertahap. Agar masyarakat tidak ragu, Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama di Indonesia yang divaksin. Vaksin ini sangat penting dan sebagai warga negara Indonesia kita wajib mendukung program ini. Kita tidak perlu ragu karena vaksin Covid-19 Sinovac yang diimpor pemerintah dari negara Cina sudah dinyatakan aman oleh BPOM . Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) memastikan vaksin Covid-19 Sinovac sudah diuji coba tahap ketiga dan sudah memenuhi standar keamanan yang disyaratkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). BPOM menjamin vaksin Sinovac secara keseluruhan aman. Berdasarkan evaluasi khasiat, vaksin Sinovac diketahui mampu membentuk antibodi di dalam tubuh dan mampu membunuh sekaligus menetralkan virus SARS-CoV-2. Untuk umat muslim yang memang mayoritas di negeri tercinta pun tidak perlu ragu apakah vaksin ini sudah halal atau belum karena Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa tentang kehalalan vaksin Sinovac dengan mempertimbangkan proses hasil audit yang dilakukan oleh LPPOM MUI. Setelah menyimak penjelasan di atas, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk meragukan keamanan dan kehalalan vaksin Covid-19 Sinovac. Mari dukung program pemberian vaksin yang dilakukan pemerintah ini dan jangan lupa untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan agar pandemi ini bisa segera berakhir.

 02 Februari 2021
Perbedaan Gejala Virus Corona dengan Demam Berdarah Dengue

Perbedaan Gejala Virus Corona dengan Demam Berdarah Dengue

Selain mengalami wabah virus corona yang menjadi telah menjadi pandemi global, negara kita juga sebenarnya juga tengah dilanda wabah yang biasa terjadi pada musim hujan, yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD).  Bahaya wabah DBD ini harus diwaspadai masyarakat dan pemerintah juga telah memperingati seluruh warga agar waspada dan melakukan langkah pencegahan agar wabah DBD tidak memperburuk kondisi pandemi Covid-19. Dilansir dari laman situs kompas.com, Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan virus corona (Covid-19) dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB, Jumat (3/4/2020), berharap masyarakat bisa mencegah penyakit DBD dengan memberantas sarang nyamuk. Gejala DBD Berikut beberapa gejala penyakit DBD: 1. Demam tinggi mendadak 2. Sakit kepala 3. Pegal 4. Linu 5. Mual 6. Nyeri sendi 7. Bintik-bintik merah 8. Pendarahan di gusi 9. Mimisan 10. Sakit perut 11. Pendarahan di bawah kulit (memar) 12. Kerusakan pada pembuluh darah atau getah bening Masa inkubasi dari infeksi virus dengue umumnya terjadi dalam waktu 4-8 hari setelah digigit oleh nyamuk perantara virus (Aedes Aegypti). Saat ini dengan alat-alat pemeriksaan terbaru untuk DBD, deteksi virus dengue sudah bisa dilakukan kurang dari 48 jam. Gejala Covid-19 Ada tiga gejala umum yang menandakan seseorang terinfeksi virus corona, yaitu: 1. Demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius 2. Batuk 3. Sesak nafas Badan kesehatan dunia (WHO), mengungkapkan bahwa masa inkubasi bisa berlangsung sampai 14 hari. Selain tiga gejala umum diatas, belum lama ini peneliti menambahkan beberapa gejala yang mungkin terinfeksi Covid-19, yaitu conjunctivitis (infeksi/ iritasi pada membran transparan mata sehingga menyebabkan mata merah), masalah pencernaan, lelah tanpa alasan, nyeri otot, dan juga sakit kepala. Itulah perbedaan gejala antara DBD dan Covid-19, semoga informasinya bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kebersihan dan jaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit.

 07 April 2020