Artikel

Ini Cara Sederhana untuk Mengatasi Demam

17 Januari 2020
Ini Cara Sederhana untuk Mengatasi Demam

Demam bisa terjadi pada siapa saja. Mulai dari anak-anak, sampai orang dewasa bisa terkena demam. Sistem imun tubuh yang lemah bisa menjadi penyebab seseorang mengalami demam. Berikut adalah beberapa panduan dan cara untuk mengatasi demam yang bisa Wong Coco Family lakukan.

1. Ukur Suhu Tubuh

Kalau suhu tubuh mencapai 38 derajat celcius atau lebih tinggi, itu artinya tubuh kamu memang sedang mengalami demam.

2. Beristirahat

Demam bisa jadi merupakan salah satu usaha tubuh kita melawan virus yang masuk ke dalam tubuh. Nah, istirahat bisa menjadi salah satu cara ampuh untuk membantu tubuh kita melawan virus yang masuk. Jika tubuh terlalu banyak berkegiatan saat mengalami demam, imun tubuh bisa semakin menurun, sehingga proses penyembuhan akan lebih lama. Karena itulah, mereka yang demam sangat disarankan untuk mengembalikan kondisi tubuh dengan beristirahat.

3. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Agar tubuh tetap terhidrasi, minumlah yang cukup. Pilihan terbaik adalah air putih atau jus buah karena bisa lebih cepat mengembalikan cairan yang hilang saat tubuh berkeringat.

4. Minum Obat dengan Dosis Tepat

Minumlah obat dengan dosis yang tepat sesuai dengan rekomendasi medis. Selain itu, bisa juga ditambah dengan mengonsumsi vitamin agar tubuh bisa lebih cepat pulih.

5. Jaga Kondisi Tubuh tetap Hangat

Menjaga kondisi tubuh tetap hangat bisa kita lakukan dengan mengenakan pakaian menutupi tubuh, minum minuman hangat, dan mandi dengan air hangat.

Itulah beberapa cara sederhana untuk mengatasi demam yang bisa Wong Coco Family lakukan. Jika demam tidak kunjung reda atau bahkan menjadi lebih tinggi, segeralah memeriksakan diri ke dokter atau klinik terdekat.

“Lihat Artikel Lainnya”

Manfaat Rutin Bangun Tidur di Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Rutin Bangun Tidur di Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh

Saran yang sering kita dengar dari orang tua dulu, “jangan bangun kesiangan jika tidak ingin rezekinya dipatok ayam” sepertinya tidak ada salahnya untuk kita ikuti. Tidak hanya tentang rezeki, bangun pagi ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Bahkan tidak cuma kesehatan fisik, manfaat bangun pagi juga berlaku untuk kesehatan mental. Tapi memang harus diakui, tidak semua orang bisa bangun pagi dan mungkin Wong Coco Family termasuk yang kesulitan untuk bangun pagi. Namun, setelah mengetahui manfaat bangun pagi di bawah ini, kamu pasti akan lebih bersemangat untuk bangun pagi. 1. Memacu kita jalani pola makan sehat Mereka yang bangun pagi biasanya punya waktu untuk menyantap sarapan dan akan memilih makanan yang lebih sehat. Sedangkan mereka yang bangun siang, biasanya akan buru-buru dan tidak akan punya cukup waktu untuk menyantap sarapan yang sehat, bahkan ada juga yang memutuskan untuk tidak sarapan. Padahal jika tidak sarapan bisa membuat kita menjadi lebih tergoda untuk mengonsumsi makanan yang lebih banyak dan biasanya kurang sehat di siang hari. 2. Baik untuk kesehatan kulit Selain punya waktu yang lengang untuk sarapan sehat, bangun pagi juga akan memberikan kita waktu lebih untuk melakukan langkah-langkah perawatan yang baik untuk kulit. 3. Lebih mudah untuk berkonsentrasi Bangun di pagi hari juga bisa meningkatkan konsentrasi karena kita punya waktu lebih banyak untuk konsentrasi pada tujuan dan daftar pekerjaan hari itu. Selain itu, kita juga memiliki lebih banyak waktu untuk menyesuaikan diri sebelum memulai pekerjaan. Hal ini akan membantu kita untuk lebih peka terhadap situasi, khususnya pada jam-jam sibuk di tempat bekerja. 4. Punya lebih banyak waktu untuk olahraga Bangun lebih awal di pagi hari akan membuat kita punya lebih banyak waktu untuk berolahraga. Olahraga, khususnya di pagi hari, sangat besar manfaatnya karena akan membuat tubuh lebih segar dan berenergi sepanjang hari. Itulah beberapa manfaat rutin bangun tidur di pagi hari untuk kesehatan tubuh. Mulai dibiasakan untuk rutin bangun pagi yuk, Wong Coco Family!

 08 Januari 2020
Manfaat Cincau Hitam bagi Kesehatan Tubuh Kita

Manfaat Cincau Hitam bagi Kesehatan Tubuh Kita

Cincau hitam yang biasanya digunakan sebagai campuran es buah atau minuman kaleng ini memiliki tekstur kenyal seperti jelly. Tidak hanya dingin menyegarkan menghapus dahaga, cincau hitam juga kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Apa saja? Berikut adalah beberapa manfaat cincau hitam bagi kesehatan tubuh kita. Bantu Atasi Sembelit Pola makan yang tidak teratur dan kurangnya konsumsi serat dapat menyebabkan sembelit. Nah, untuk membantu mengatasi sembelit, kita bisa mengonsumsi cincau hitam yang kaya serat. Bantu Meredakan Perut Kembung Masuk angin dan mual ketika menempuh perjalanan jauh bisa menyebabkan perut terasa kembung. Tidak perlu khawatir karena dengan mengonsumsi cincau hitam gejala perut kembung dan mual bisa diatasi. Membantu Program Diet Cincau hitam yang rendah kalori tapi tinggi serat bisa membantu mereka yang sedang menjalani program diet yang sehat. Agar programnya berhasil, saat mengonsumsinya, jangan memakai gula atau pemanis tambahan ya. Bantu Cegah Risiko Diabetes Melitus, Penyakit Jantung, & Stroke Kandungan serat pada cincau hitam bisa mengikat gula, lemak, dan kolesterol dalam tubuh. Hal ini bermanfaat untuk bisa membantu menurunkan kita terkena resiko diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke. Semoga informasi tentang manfaat cincau hitam bagi kesehatan tubuh ini bermanfaat untuk Wong Coco Family semua. Jika Wong Coco Family ingin mengonsumsi cincau hitam dengan cara yang praktis, pilihlah Wong Coco Cin Cau yang dibuat dengan ekstrak daun cincau hitam dan diproses tanpa menggunakan pemanis buatan. Minuman segar ini juga sangat cocok untuk dinikmati ketika cuaca terik.

 27 Maret 2020
New Normal, Beradaptasi dengan Kondisi Baru Ketimbang Terus Meratapi

New Normal, Beradaptasi dengan Kondisi Baru Ketimbang Terus Meratapi

Mungkin tidak sedikit dari kita yang merasa khawatir memasuki era New Normal yang akan dijalani dalam beberapa fase mulai bulan Juni ini. Kekhawatiran ini cukup wajar karena masa New Normal ini sudah mulai dijalankan padahal pandemi Covid-19 belum berakhir. Agar lebih mengerti, mari simak penjelasan berikut ini. Dilansir dari laman situs fimela.com, seperti ditulis Urban Dictionary, New Normal merupakan keadaan dimana beberapa perubahan dramatis sudah terjadi karena suatu kejadian. Dan karena kejadian tersebut membuat kita semua harus mampu beradaptasi dengan situasi ketimbang terus meratapi apa yang terjadi. Jika dilihat dalam konteks New Normal saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, pemerintah Indonesia yang sebelumnya memberlakukan masa karantina di rumah ingin merubahnya menuju fase New Normal agar warga bisa berkegiatan dengan normal seperti sedia kala. Ini dilakukan karena melihat kenyataan bahwa pandemi Covid-19 diprediksi oleh banyak ahli kesehatan dunia masih akan cukup lama berlangsung, sedangkan kegiatan ekonomi di negara kita harus segera kembali ke sedia kala. Jika New Normal tidak segera diberlakukan, ekonomi akan terganggu dan efeknya akan sangat besar. Apa efeknya? Akan lebih banyak lagi pekerja yang terkena PHK karena banyak perusahaan yang harus ditutup karena kegiatan ekonomi tidak berjalan dengan normal. Tentu kita tidak ingin hal itu terjadi. Nah, sebagai warga negara kita harus berusaha untuk beradaptasi dengan masa New Normal.  Rasa khawatir memang wajar tapi usahakan untuk tetap tenang dan berkegiatan seperti biasa dengan tetap menjalani protokol kesehatan yang berlaku sebelumnya. Selain itu, negara yang ingin menjalani fase juga sebelumnya harus mengikuti beberapa ketentuan yang disyaratkan oleh badan kesehatan dunia, WHO berikut ini. Memiliki bukti penularan Covid-19 di wilayahnya sudah bisa dikendalikan. Sistem kesehatan mulai dari rumah sakit sampai peralatan medis mampu melakukan identifikasi, isolasi, pengujian, pelacakan kontak, hingga melakukan karantina orang yang terinfeksi. Resiko wabah virus corona harus ditekan untuk wilayah atau tempat dengan kerentanan tinggi, terutama untuk rumah lansia, fasilitas kesehatan mental, serta kawasan pemukiman padat. Resiko terhadap kasus dari pembawa virus yang masuk ke suatu wilayah harus dikendalikan Warga harus diberikan kesempatan untuk memberi masukan, berpendapat, dan dilibatkan dalam proses masa transisi fase New Normal versi WHO ini. Itulah beberapa ketentuan yang disyaratkan oleh badan kesehatan dunia, WHO. Kalau suatu negara memang belum memenuhi kriteria di atas, fase New Normal sudah pasti tidak akan mendapat izin dari WHO. Semoga informasi ini bermanfaat!  

 10 Juni 2020