Artikel

Daya Tahan Tubuh Berasal dari Pencernaan yang Sehat. Ini Penjelasannya

Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi, tentu kita semua harus senantiasa menjaga kesehatan. Salah satunya adalah dengan selalu menjaga sistem pencernaan karena dari sistem pencernaan, berbagai penyakit bisa masuk ke dalam tubuh.   Dilansir dari laman situs NIFS, di dalam sistem pencernaan ada bakteri baik yang bisa mendeteksi saat sumber penyakit masuk ke dalam tubuh. Bakteri baik tersebut akan menyerap sumber penyakit dan tidak akan membiarkannya menginfeksi tubuh kita.   Senada dengan pernyataan tersebut, dilansir dari laman situs detikHealth, seorang ahli kesehatan, dr Adeline Devita, mengungkapkan bahwa saluran pencernaan memiliki pengaruh sampai 80 persen dari sistem daya tahan tubuh. Kenapa bisa sampai sebesar itu pengaruhnya?  Karena saluran pencernaan terdiri dari jaringan mukosa yang sangat luas sehingga kalau benda asing yang berefek negatif dan beresiko menjadi penyakit masuk ke tubuh melalui saluran cerna, maka bisa menimbulkan suatu penyakit. dr Adeline menjelaskan, di saluran cerna ada mikroorganisme yang baik dan jahat berkembang biak secara seimbang. Jumlahnya harus seimbang sebab mikroorganisme baik harus mampu menekan perkembangbiakan mikroorganisme jahat. Menurut dr Adeline, keseimbangan bakteri baik di dalam pencernaan bisa dijaga dengan cara mengonsumsi makanan tinggi serat yang mengandung prebiotik (makanan untuk bakteri baik di usus) dan kolin (seperti susu, telur, kedelai, buah, dan sayuran). Karena itulah, jangan lupa selalu perhatikan kesehatan pencernaan dengan cara mengonsumsi makanan yang kaya serat. Dengan memenuhi kebutuhan serat harian, kita bisa memelihara kesehatan usus, sehingga pencernaan sehat dan secara otomatis daya tahan tubuh pun meningkat. Untuk memenuhi serat harian, kita bisa mengonsumsi buah dan sayuran.  Selain buah dan sayur, ada juga bahan pangan lain yang mengandung serat tinggi dan salah satunya adalah cincau hitam. Untuk mengonsumsi cincau hitam dengan cara yang praktis, Wong Coco Cincau bisa menjadi pilihan. Produk persembahan Wong Coco ini dibuat dengan ekstrak daun cincau hitam dan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet.      Produk Wong Coco Cincau tersedia dalam kemasan kaleng untuk mempertahankan cita rasa cincau hitam, menjaga kualitas dan membuatnya lebih tahan lama. Wong Coco Cincau diproses dengan bentuk Pearls (bulir) yang membuatnya mudah untuk dikonsumsi.  

 11 Juli 2020

Mood Tetap Harus Dijaga dalam Masa New Normal

Saat memasuki fase New Normal, tidak hanya kebersihan diri yang harus tetap dijaga, mood pun tidak kalah penting untuk dijaga. Mood yang tidak baik bisa berujung pada stres dan stres yang tidak segera diatasi bisa membuat daya tahan kita menurun.  Nah, agar mood tetap terjaga selama fase New Normal, berikut adalah beberapa tips yang bisa Wong Coco Family coba. 1. Batasi membaca berita dan media sosial Membatasi diri terhadap paparan berita dan media sosial mengenai Covid-19 adalah salah satu cara efektif untuk menjaga mood selama fase New Normal. Dapatkan informasi mengenai Covid-19 secukupnya saja.   2. Lakukan hal yang bisa membuatmu bahagia Pada fase New Normal ini mungkin Wong Coco Family sudah harus kembali disibukkan oleh pekerjaan di kantor. Lakukanlah kegiatan itu seperti biasa, tapi jangan lupa agar mood tetap terjaga, lakukan hal lain yang bisa membuatmu bahagia, seperti menikmati hobi selepas bekerja.   3. Berolahraga Dilansir dari laman situs Cnbcindonesia.com, dr Alberta, Clinical Psychologist, mengungkapkan bahwa, salah satu cara meningkatkan hormon kebahagiaan dengan cara olahraga. Saat hormon kebahagiaan meningkat, maka mood kita akan tetap terjaga.    4. Fokus untuk tetap tenang Cemas berlebihan juga bisa mengganggu mood selama fase New Normal. Nah, agar mood tetap terjaga dan pikiran tetap tenang, Wong Coco bisa melakukan meditasi atau mendekatkan diri pada yang kuasa dengan melakukan ibadah atau membaca kitab suci sesuai dengan agama yang dianut oleh Wong Coco Family.   Semoga informasi ini bermanfaat!  

 08 Juli 2020

Trik Pintar Tingkatkan Semangat Belajar Si Kecil

Apakah di rumah Si Kecil lebih senang bermain gadget ketimbang belajar dan mengerjakan pekerjaan rumahnya?  Jika memang Si Kecil menunjukkan gejala malas belajar, trik pintar berikut ini bisa dicoba.     Ciptakan ruang belajar yang nyaman Coba cek ruang belajar Si Kecil dan perhatikan apakah ruang tempat ia belajar sudah cukup nyaman untuk kegiatan belajarnya. Jika belum, segeralah membuat ruang belajar yang lebih nyaman, misalnya dengan memasang mural dengan warna dan karakter yang disukai Si Kecil agar ia lebih bersemangat belajar.   Selalu berusaha menjawab pertanyaan Si Kecil Usahakan untuk selalu menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh Si Kecil. Jika pertanyaannya butuh penjelasan yang cukup panjang, padahal Wong Coco Family sedang sibuk, maka katakan padanya pertanyaan itu akan dijawab nanti setelah ada waktu luang.   Jangan sekali-kali mengkritik Si Kecil yang terlalu sering mengajukan pertanyaan karena bisa mematahkan rasa ingin tahunya dan akhirnya ia tidak lagi bersemangat untuk belajar.    Memberi pujian Saat anak menunjukkan hasil belajar atau karyanya, berilah ia pujian. Memberi pujian ini penting karena Si Kecil akan merasa dihargai dan secara otomatis akan meningkatkan semangat belajarnya.   Sajikan cemilan favoritnya Menyajikan cemilan favoritnya juga bisa menambah semangat Si Kecil untuk belajar. Satu pilihan cemilan praktis yang bisa Wong Coco Family untuk menemani Si Kecil belajar adalah Wong Coco Ice Bon Bon Eskimo yang merupakan ice stick dengan aneka ragam rasa, seperti anggur, leci, melon, jeruk dan stroberi.      Wong Coco Ice Bon Bon Eskimo dibuat dengan paduan perisa buah-buahan, gula asli (tanpa pemanis buatan) dan susu skim yang membuatnya bertekstur lembut dan memiliki rasa yang khas. Disajikan dengan cara dibekukan terlebih dahulu, dipatahkan pada bagian tengah dan rasakan sensasinya.  

 06 Juli 2020

Tips Bebas Bosan Selama Liburan Sekolah di Rumah

Libur sekolah telah tiba! Tapi karena pandemi Covid-19 masih terjadi, anak-anak terpaksa harus tetap di rumah dan tidak bisa pergi liburan seperti liburan sekolah tahun-tahun sebelumnya. Nah, agar liburan sekolah tidak terasa membosankan, berikut adalah beberapa tips yang Wong Coco Family coba!   1. Nonton TV atau video di YouTube Karena kegiatan sekolah via online sedang libur, tidak ada salahnya jika bersama anak meluangkan waktu nonton acara favorit di TV. Agar tidak bosan, kegiatan menonton bersama ini bisa diselingi dengan menyaksikan dengan konten-konten menarik di ada di Youtube.   2. Membuat kerajinan tangan Mencoba membuat benda-benda unik seperti kerajinan tangan bersama anak bisa menjadi kegiatan yang mengasyikkan. Selain bisa dijadikan dekorasi, Si Kecil juga bisa mengembangkan kreativitasnya.   3. Memasak bersama Memasak bersama anak juga bisa menjadi salah satu kegiatan menyenangkan selama liburan sekolah. Pilihlah menu kesukaannya agar Si Kecil bersemangat untuk mengolahnya bersama di dapur.   4. Ikut lomba mewarnai dan menggambar dari MyJelly Kegiatan yang satu ini tidak kalah menyenangkan dengan kegiatan-kegiatan yang disebutkan sebelumnya. Selain bisa mengisi waktu selama libur sekolah, Si Kecil juga berpeluang memperoleh hadiah jika mereka terpilih sebagai pemenang lomba mewarnai dan menggambar dari MyJelly. Jadi tunggu apalagi? Yuk ikutkan Si Kecil dalam lomba ini!     Nah, agar Si Kecil bersemangat saat mengikuti lomba ini, sediakan MyJelly sebagai cemilannya ya! Produk jelly persembahan Wong Coco ini dibuat dengan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tidak memakai bahan pengawet sehingga cocok dinikmati sebagai cemilan selama libur sekolah.  

 05 Juli 2020

4 Kebiasaan Baik yang Muncul karena Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang sampai fase New Normal ini masih terjadi ternyata memiliki sisi positif. Pasalnya, saat ini banyak orang yang mulai melakukan kebiasaan baik yang sebelumnya jarang atau bahkan tidak pernah mereka lakukan. Apa saja kebiasaan baik itu? Berikut adalah beberapa diantaranya.    1. Lebih sering mengonsumsi air putih  Dilansir dari laman situs kompas.com, seorang ahli kesehatan, dr Sandi Perutama Gani, mengungkapkan bahwa, salah satu kebiasaan baik yang saat ini banyak dilakukan adalah lebih sering mengonsumsi air putih. Menurutnya, 55 persen orang selama pandemi menjadi lebih sering mengonsumsi air putih. Ahli kesehatan menganjurkan kita minimal mengonsumsi sekitar dua liter per hari tapi jumlah ini bisa lebih disesuaikan kegiatan yang kita lakukan.   2. Rajin cuci tangan  Kebiasaan baik selanjutnya yang saat ini muncul adalah hampir semua orang kini lebih memperhatikan kebersihan tangan mereka. Hasil survei yang dilansir dari laman situs kompas.com menunjukkan, setidaknya ada 85 persen yang melakukan kebiasaan ini.  Banyaknya orang yang melakukan kebiasaan baik ini tentu menggembirakan karena banyak penyakit dan ancaman kesehatan yang bisa menyebar jika kita tidak rajin mencuci tangan, termasuk Covid-19.   3. Rajin makan sayur dan buah  Saat ini lebih orang yang rajin makan sayur dan buah. Menurut dr. Sandi, kebiasaan ini juga efek dari kekhawatiran mereka terkena infeksi Covid-19. Sayur dan buah memang makanan sehat yang sangat dianjurkan karena selain baik untuk kesehatan tubuh, sayur dan buah juga mengandung nutrisi yang bisa menjaga imun tubuh.   4. Rajin olahraga dan berjemur  Demi daya tahan tubuh prima, selama pandemi banyak orang yang menjadi lebih sering berolahraga bahkan sekedar berjemur. Dilansir dari laman situs alodokter, kegiatan berjemur memilki banyak manfaat. Selain meningkatkan kekuatan tulang dan otot serta daya tahan tubuh, berjemur juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental dan membuat tidur lebih lelap.   Itulah beberapa kebiasaan baik yang muncul karena Pandemi Covid-19. Semoga kita semua terus menerapkan kebiasaan baik ini sekaligus disiplin serta konsisten menjaga kebersihan diri agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.  

 04 Juli 2020

Fun #HolidayAtHome with StarZelly

Ayo Ikutan Lomba Menggambar dan Mewarnai dari Wong Coco dan Dapatkan Hadiahnya!   Cara Ikutan: 1. Wajib follow Instagram @wongoco.id. 2. Daftarkan si Kecil ke no WhatsApp Wong Coco: 0813-8973-8650 dengan mengirimkan nama lengkap & foto akta lahir. 3. Buat karya sekreatif mungkin dengan tema liburan di rumah bersama StarZelly. Si Kecil dapat menggambar & mewarnai  menggunakan alat gambar apapun. 4. Lomba dibagi berdasarkan kategori berikut: Kids: Usia 5-8 tahun, activity mewarnai Junior: Usia 9-12 tahun, activity menggambar dan mewarnai 5. Upload 3 foto kegiatan si Kecil dalam mengikuti activity Fun #HolidayAtHome with StarZelly di Instagram, mulai dari: Foto si Kecil dengan hasil karyanya Foto hasil karya si Kecil dengan jarak dekat Dokumentasi foto atau video Si Kecil saat berkarya 6. Tuliskan caption menarik menggunakan #FunHolidayAtHome & #HolidayWithStarZelly. 7. Tag Instagram @wongcoco.id dan ajak 3 orang teman buat ikutan. 8. Periode activity Pendaftaran: 1 Juli 2020 Pembagian materi: 9 Juli 2020 Upload hasil karya: 14 Juli 2020 paling lambat pukul 14.00 WIB Pengumuman pemenang melalui social media Wong Coco: 18 Juli 2020     Siap-Siap Ambil Hadiah Seru Ini, Ya!   Kategori KIDS Juara 1: Rp 500.000 + e-certificate Juara 2: Rp 300.000 + e-certificate Juara 3: Rp 150.000 + e-certificate Juara favorit (3 pemenang): Hampers Wong Coco   Kategori JUNIOR   Juara 1:Rp 750.000 + e-certificate Juara 2: Rp 500.000 + e-certificate Juara 3: Rp 250.000 + e-certificate Juara favorit (3 pemenang) : Hampers Wong Coco

 01 Juli 2020

Perlukah Menyajikan Makanan Penutup? Ini Penjelasannya

Beberapa Wong Coco Family mungkin ada yang sering menghidangkan makanan penutup (dessert) saat bersantap bersama seluruh anggota. Tapi, apakah memang perlu menyajikannya? Dilansir dari laman situs antaranews.com, seorang ahli gizi ahli gizi di New Jersey bernama Felicia Stoler, setuju bahwa makanan penutup terkadang harus ada dalam menu. Namun, Felicia mengingatkan agar tidak beranggapan bahwa makanan penutup sebagai makanan yang sehat atau sarana untuk bisa menurunkan berat badan. Kenapa demikian? Karena hidangan penutup atau dessert mayoritas adalah makanan manis yang tinggi kandungan gulanya sehingga sering berhubungan dengan penambahan berat badan.  Sebagian makanan penutup juga diketahui mengandung banyak lemak jenuh, yang beresiko membahayakan kesehatan jantung, dan mengandung banyak kalori. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa hidangan penutup sebenarnya bisa menyehatkan saat strateginya tepat, yaitu lebih baik dikonsumsi sebelum makan ketimbang setelah makan. Seperti sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology: Applied, yang mengungkapkan bahwa secara konsisten memilih makanan yang lebih sehat dan mengonsumsi lebih sedikit kalori saat menyantap makanan penutup pada awal waktu makan.  Studi ini sejalan dengan sebuah penelitian yang dilansir dari laman situs dailymail.co.uk. Penelitian yang dilakukan oleh Dr James Gardiner dari Imperial College London itu menemukan bahwa makanan manis ternyata terbukti bisa membantu menurunkan berat badan asalkan dikonsumsi sebelum makan besar. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa protein otak yang disebut dengan glukokinase mampu melihat seberapa banyak glukosa atau zat gula yang kita konsumsi. Kalau asupan zat gula ini terlalu rendah, maka otak akan memberitahukan tubuh untuk mengonsumsi lebih banyak lagi makanan bertepung dan makanan manis. Hal ini bisa berakibat kita akan cenderung untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Karena itulah Dr James Gardiner menyarankan kita untuk makan makanan manis terlebih dahulu, sebelum makan utama agar bisa memenuhi kebutuhan gula tubuh tanpa harus mengonsumsi makanan utama secara berlebihan. Setelah menyimak penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa hidangan penutup boleh disajikan sesekali dan akan lebih baik lagi jika hidangan yang mayoritas rasanya manis tersebut disantap sebelum hidangan utama agar dampak buruk yang ditimbulkan akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis bisa diminimalisir. Salah satu jenis hidangan yang kerap menjadi makanan penutup adalah Jelly. Menyajikan Jelly yang praktis untuk keluarga, Wong Coco Family dapat mencoba MyJelly! Produk Jelly persembahan Wong Coco ini dibuat dengan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet. Wong Coco Family dapat menyajikan MyJelly untuk disantap langsung atau disajikan dengan buah-buahan!

 30 Juni 2020

New Normal, Liga Sepak Bola Segera Bergulir, Siapkan Camilan Ini Yuk!

Setelah Bundesliga Jerman kembali digulirkan pada pertengahan Bulan Mei kemarin, kompetisi-kompetisi sepakbola di negara lain yang sempat terhenti karena pandemi Covid-19, juga akan segera dilanjutkan kembali. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi seluruh pecinta sepakbola di dunia. Kompetisi sepakbola dimana saja yang dikabarkan akan segera digulirkan kembali? Berikut adalah kompetisi-kompetisinya. 1. Serie A (Italia) Dilansir dari laman situs detikSport, Serie 2019/2020 resmi akan dilanjutkan lagi pada 20 Juni. Sebelumnya, Serie A sempat dihentikan sementara sejak pertengahan Maret 2020 akibat pandemi corona. 2. Premier League (Inggris) Premier League sempat terhenti di pekan ke-29 karena pandemi virus Corona. Setelah pemerintah Inggris telah memberi lampu hijau, Premier League akan kembali bergulir di tanggal 17 Juni 2020. 3. La Liga (Spanyol) Pemerintah Spanyol akhirnya memberi lampu hijau untuk La Liga untuk bisa melanjutkan kompetisi. La Liga Spanyol musim 2019-2020 akan kembali bergulir pada 11 Juni 2020, setelah sempat terhenti selama hampir tiga bulan karena pandemi virus corona. Itulah kompetisi-kompetisi sepakbola yang sebentar lagi rencananya akan bergulir kembali. Wong Coco Family suka kompetisi yang mana? Apapun pilihan Wong Coco Family, jangan lupa untuk menyiapkan cemilan ya. Satu pilihan cemilan yang cocok untuk menemai serunya laga sepakbola adalah MyJelly. MyJelly merupakan produk Jelly dari Wong Coco yang dibuat dengan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet. MyJelly kemasan dalam cup 80 gram ini hadir dengan rasa leci, stroberi dan melon. Dengan Nata de Coco didalamnya, MyJelly jadi cemilan yang cocok untuk menemani kamu dalam segala aktivitas!

 29 Juni 2020