Artikel

Kasus Covid-19 Melonjak, Ahli Kesehatan Sarankan Pakai Masker Dobel

09 Juli 2021
Kasus Covid-19 Melonjak, Ahli Kesehatan Sarankan Pakai Masker Dobel

Saat ini lonjakan angka kasus Covid-19 sedang terjadi dan karena hal inilah sejumlah pihak menyarankan kita semua untuk selalu memakai masker dobel (rangkap) agar bisa mendapat perlindungan yang lebih maksimal. Benarkah masker dobel bisa memberikan perlindungan maksimal?

Dilansir dari laman situs CNN Indonesia, Eric Daniel Tenda, seorang dokter spesialis penyakit dalam, menjelaskan pemakaian double mask mampu memberikan perlindungan maksimal dari virus corona. Pemakaian masker medis memberikan perlindungan sebesar 50-60 persen dari risiko terpapar Covid-19 dan jika ditambah dengan masker kain di lapisan luar, maka perlindungan yang diberikan akan semakin besar, yakni 85 persen menurunkan risiko terpapar Covid-19.

Tidak hanya memakai masker dobel, masker juga harus digunakan dengan benar. Untuk masker medis, harus menutup hidung hingga dagu secara sempurna. Selain itu, tali masker juga disarankan disilang (knot) supaya tak ada celah virus masuk dari samping. Apa manfaat menyilangkan tali masker?

Dengan menyilangkan tali masker medis, maka tidak akan ada bagian longgar ketika memakai masker. Menyilangkan tali masker juga meminimalisasi risiko virus masuk lewat samping tanpa tersaring masker. Selain itu, penggunaan masker kain sebagai pelapis luar masker medis juga harus tepat dan rapat. Masker kain juga sebaiknya langsung dicuci setelah digunakan dan dijemur di bawah sinar matahari hingga kering.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Wong Coco semua. Ingat, selalu taati protokol kesehatan yang berlaku ya Wong Coco Family agar pademi ini bisa segera diakhiri!

“Lihat Artikel Lainnya”

Jenis-jenis Hidangan Penutup yang Paling Sering Disajikan

Jenis-jenis Hidangan Penutup yang Paling Sering Disajikan

Hidangan penutup atau dikenal juga dengan desserts merupakan hidangan yang umumnya disajikan setelah kita mengonsumsi hidangan utama. Salah satu ciri khas dari makanan penutup adalah cita rasanya yang mayoritas manis. Dari sekian banyak jenis hidangan penutup, jenis-jenis hidangan penutup berikut inilah yang paling sering disajikan.   1. Es Krim Es krim adalah salah satu pilihan terbaik untuk menikmati hidangan penutup dengan sensasi rasa yang manis menyegarkan. Ada berbagai macam pilihan rasa es krim yang dipilih untuk dijadikan sajian hidangan penutup, seperti vanilla, cokelat dan lain-lain.   2. Cake Cake juga merupakan pilihan hidangan penutup yang paling sering disajikan. Selain manis, hidangan penutup ini memiliki tekstur yang lembut dan pas untuk dikonsumsi setelah menyantap hidangan utama. Tidak jarang, cake dilengkapi dengan topping yang menggugah selera sehingga semakin menarik dinikmati.   3. Pudding buah Pudding buah juga tidak kalah populer dengan es krim maupun cake. Memiliki tekstur yang lembut dengan rasa yang manis membuat pudding menjadi salah satu pilihan hidangan penutup yang paling sering disajikan setelah hidangan utama. Untuk membuatnya pun tidak sulit, namun jika ingin lebih praktis, Wong Coco Pudding Kelapa bisa menjadi pilihan.     Wong Coco Pudding dibuat dengan purée buah asli jambu biji merah dan mangga (Wong Coco Pudding Guava dan Wong Coco Pudding Mangga) serta perisa kelapa (Wong Coco Pudding Kelapa). Wong Coco Pudding hadir dalam kemasan 120g yang cocok untuk dikonsumsi sebagai hidangan penutup atau cemilan penunda lapar .

 29 September 2020
Perbedaan Gejala Virus Corona dengan Demam Berdarah Dengue

Perbedaan Gejala Virus Corona dengan Demam Berdarah Dengue

Selain mengalami wabah virus corona yang menjadi telah menjadi pandemi global, negara kita juga sebenarnya juga tengah dilanda wabah yang biasa terjadi pada musim hujan, yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD).  Bahaya wabah DBD ini harus diwaspadai masyarakat dan pemerintah juga telah memperingati seluruh warga agar waspada dan melakukan langkah pencegahan agar wabah DBD tidak memperburuk kondisi pandemi Covid-19. Dilansir dari laman situs kompas.com, Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan virus corona (Covid-19) dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB, Jumat (3/4/2020), berharap masyarakat bisa mencegah penyakit DBD dengan memberantas sarang nyamuk. Gejala DBD Berikut beberapa gejala penyakit DBD: 1. Demam tinggi mendadak 2. Sakit kepala 3. Pegal 4. Linu 5. Mual 6. Nyeri sendi 7. Bintik-bintik merah 8. Pendarahan di gusi 9. Mimisan 10. Sakit perut 11. Pendarahan di bawah kulit (memar) 12. Kerusakan pada pembuluh darah atau getah bening Masa inkubasi dari infeksi virus dengue umumnya terjadi dalam waktu 4-8 hari setelah digigit oleh nyamuk perantara virus (Aedes Aegypti). Saat ini dengan alat-alat pemeriksaan terbaru untuk DBD, deteksi virus dengue sudah bisa dilakukan kurang dari 48 jam. Gejala Covid-19 Ada tiga gejala umum yang menandakan seseorang terinfeksi virus corona, yaitu: 1. Demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius 2. Batuk 3. Sesak nafas Badan kesehatan dunia (WHO), mengungkapkan bahwa masa inkubasi bisa berlangsung sampai 14 hari. Selain tiga gejala umum diatas, belum lama ini peneliti menambahkan beberapa gejala yang mungkin terinfeksi Covid-19, yaitu conjunctivitis (infeksi/ iritasi pada membran transparan mata sehingga menyebabkan mata merah), masalah pencernaan, lelah tanpa alasan, nyeri otot, dan juga sakit kepala. Itulah perbedaan gejala antara DBD dan Covid-19, semoga informasinya bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kebersihan dan jaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit.

 07 April 2020
Tips Turunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat

Tips Turunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat

Menurunkan berat badan memang tidak mudah dan penuh tantangan. Terutama saat harus memilih cara mana yang paling efektif tapi bisa bertahan lama. Dilansir dari laman situs kompas.com, berikut adalah tips mudah menurunkan berat badan tanpa diet ketat yang disarankan oleh Ahli Gizi Ilana Muhlstein, M.S., R.D.N. 1. Sayur harus menjadi prioritas Cintailah sayur-sayuran jika Wong Coco Family memang ingin program diet yang dijalani sukses. Tidak hanya menyehatkan, konsumsi banyak sayur-sayuran juga bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama. Jadi, pastikan Wong Coco Family menjadikan syuran sebagai prioritas dalam menu makan harian ya! 2. Konsumsi banyak protein Protein selain bisa membantu menjaga perut terasa kenyang lebih lama, juga bisa membantu kita meraih bentuk tubuh ideal dan juga membentuk otot. Secara umum, kebutuhan protein tubuh adalah 2-4 porsi per hari yang bisa kita dapatkan dari sumber protein hewani atau nabati. 3. Tetap konsumsi karbohidrat Jangan hindari karbohidrat walau Wong Coco Family sedang mengejar target berat badan tertentu. Namun ingat, pilihlah karbohidrat kompleks yang tinggi serat, seperti roti gandum, nasi merah, kentang, dan lainnya. 4. Minum banyak air Air juga bisa membantu menjaga perut kita tetap kenyang, sehingga kita akan menjadi lebih bijak dalam mengonsumsi makanan. Kebutuhan air tidak sama untuk setiap orang. Tapi secara umum, kita dianjurkan untuk minum air sekitar 8 gelas (2 liter) per hari. 5. Kalahkan nafsu diri sendiri Tidak sedikit orang yang gagal menjalani usaha penurunan berat badannya, karena tidak mampu mengelola nafsu dirinya sendiri. Contohnya, kecewa karena berat badan tak kunjung turun padahal sudah merasa menjalani pola makan sehat. Kondisi ini seringkali menimbulkan frustasi yang akhirnya bisa merusak usaha penurunan berat badan yang sedang dijalani. Bagaimana, tidak sulit bukan untuk melakukan tips di atas? Selamat mencoba dan semoga berhasil ya Wong Coco Family!

 05 Juni 2020