Artikel

Rekomendasi Pudding Kelapa yang Enak dan Praktis

26 Agustus 2020
Rekomendasi Pudding Kelapa yang Enak dan Praktis

Pudding biasanya disajikan sebagai hidangan penutup alias dessert setelah makan besar. Tapi pudding juga bisa dijadikan sebagai cemilan atau sering juga dipakai sebagai MPASI (Makanan Pendamping ASI) karena aman untuk Si Kecil yang baru mulai mengenal makanan padat (berusia di atas usia 6 bulan).

 

Pudding biasanya dibuat dengan tiga bahan utama yaitu, agar-agar atau jelly, susu, dan gula.  Tiga bahan utama tersebut bisa ditambahkan dengan bahan-bahan lainnya seperti cokelat, buah-buahan segar atau kelapa.

 

Bicara pudding kelapa, jika punya waktu lebih memang membuatnya sendiri di rumah bisa menjadi pilihan karena resep pudding kelapa mudah didapat di internet.  Tapi bagaimana dengan Wong Coco Family yang aktivitasnya tetap padat di masa New Normal seperti saat ini? Membeli di restoran memang bisa menjadi pilihan, tapi tentu kita harus menyediakan waktu untuk pergi ke restoran. Lalu, bagaimana solusinya?

 

Wong Coco Puding kelapa adalah solusinya. Wong Coco Pudding rasa Kelapa dibuat dengan gula asli tanpa pemanis buatan dan Nata de Coco di dalamnya. Hadir dalam kemasan cup praktis 120g, memudahkan Wong Coco Pudding Kelapa untuk dibawa dan dikonsumsi kapanpun dan dimanapun.

 

 

“Lihat Artikel Lainnya”

Ini Olahraga yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol

Ini Olahraga yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol

Mungkin tidak sedikit Wong Coco Family yang sudah tahu bahwa ada dua jenis kolesterol yaitu kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL) dan kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL). Dari dua jenis itu, hanya kolesterol yang baik saja yang dibutuhkan oleh tubuh karena bisa membantu dinding sel tetap fleksibel dan dibutuhkan untuk membuat beberapa hormon. Sementara jenis kolesterol jahat justru bisa mengendap di dinding pembuluh darah dan bisa berujung pada penyakit seperti stroke, serangan jantung dan gagal ginjal. Ada banyak cara untuk menurunkan kolesterol jahat salah satunya dengan olahraga. Olahraga adalah aktivitas fisik yang memang sudah terbukti bisa memberikan manfaat positif bagi tubuh jika dilakukan secara rutin, termasuk untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Untuk mereka yang punya kadar kolesterol tinggi, olahraga bisa membantu membakar kalori, sehingga energi yang dihasilkan oleh lemak bisa terbakar. Ada 2 jenis olahraga yang biasanya digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolestrol jahat yaitu aerobik dan anaerobik. Olahraga Aerobik Olahraga yang membutuhkan banyak oksigen dan gerakan yang cepat ini diyakini lebih cepat membakar kalori dari lemak. Berikut adalah olahraga yang termasuk jenis olahraga aerobik: 1. Jogging 2. Renang 3. Bersepeda 4. Senam zumba. Olahraga Anaerobik Olahraga jenis ini tidak memerlukan banyak gerakan dan oksigen tapi mampu membakar lemak, walaupun memang memerlukan durasi yang lebih lama dari aerobik. Olahraga yang termasuk olahraga anaerobik adalah: 1.  Yoga 2. Mengangkat barbel 3. Fitness Itulah jenis-jenis olahraga yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Semoga informasi ini bermanfaat!

 14 Februari 2020
Ini Manfaat Makan Tepat Waktu dan Teratur

Ini Manfaat Makan Tepat Waktu dan Teratur

Tinggal di kota besar, seperti Jakarta, tidak jarang membuat menyita waktu. Tidak heran jika waktu makan pun sering kali terlewat dan tidak sesuai jadwal makan yang benar. Padahal, membiasakan makan tepat waktu sesuai jadwal itu sangat baik bagi kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya? Dilansir dari laman situs lifestyle okezone, menurut dr Sri Sukmaniah SpGK saat presentasinya dalam konferensi pers Gerakan Lambung Sehat Indonesia di Rumah Makan Anglo, Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (8/7/2010), "Jadwal makan kita harus teratur. Yang baik janganlah memulai makan setelah Anda benar-benar lapar. Atur waktu makan Anda seperti makan pagi berkisar jam 06.00-08.00, makan siang jam 12.00-13.00. Dan makan malam jangan di atas jam 20.00." Dr Sri menjelaskan, dengan makan yang teratur, maka tubuh kita akan sehat dan bugar. Tubuh membutuhkan zat-zat gizi yang lengkap, sehingga tubuh kita sehat. Sehat artinya tidak mudah sakit. Sedangkan bugar adalah kita tidak merasakan kelelahan saat melakukan kegiatan dalam sehari-hari. Di antara jam makan utama, tubuh juga diperbolehkan mengonsumsi makanan selingan. Namun, Wong Coco Family harus memilih selingan yang sehat seperti buah, agar-agar, kacang rebus, atau kacang panggang. Yang tidak boleh dilupakan adalah, jangan biasakan diri terlambat makan atau makan tidak teratur. Beberapa studi juga mengungkapkan, dengan makan teratur tubuh akan punya metabolisme yang lebih baik ketimbang makan yang tidak teratur. Dengan metabolisme yang baik, kita bisa lebih mengontrol berat badan. Jadi, salah kaprah jika mau menurunkan berat badan justru melewati jam makan. Semoga informasi ini bermanfaat!

 18 Februari 2020
Cara Mendapatkan Vitamin D, Selain Berjemur

Cara Mendapatkan Vitamin D, Selain Berjemur

Vitamin D bermanfaat untuk membantu menjaga tulang tetap sehat. Vitamin D juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan pencernaan, peredaran darah, dan sistem saraf. Walaupun belum ada pedoman yang ditetapkan, namun Wong Coco Family direkomendasikan untuk mendapatkan asupan vitamin D sebanyak 600-2.000 IU per hari. Salah satu yang paling efektif dan mudah untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari. Tapi, berjemur di bawah paparan sinar matahari bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan vitamin D. Berikut cara efektif lainnya mendapatkan vitamin D, selain dari sinar matahari. 1. Konsumsi ikan Ikan berlemak dan makanan laut merupakan sumber alami vitamin D terbaik. Beberapa jenis ikan dan makanan laut yang kaya akan vitamin D adalah salmon, tuna, ikan kembung, tiram, udang, ikan sarden dan teri 2. Konsumsi jamur Jamur adalah satu-satunya sumber nabati vitamin D. Mirip dengan manusia, jamur bisa memproduksi vitamin D dengan memanfaatkan paparan sinar matahari. 3. Konsumsi kuning telur Kuning telur adalah salah satu sumber vitamin D. Sebuah informasi yang dilansir dari laman situs CNN Indonesia, beberapa studi menunjukkan telur dari ayam kampung bisa memberikan 20 persen kebutuhan vitamin D harian. 4. Minum susu Vitamin D sering ditambahkan ke sejumlah produk makanan dan minuman seperti susu untuk meningkatkan asupan nutrisi. Selain susu, produk lain yang sering ditambahkan kandungan vitamin D adalah sereal dan yogurt. Itulah beberapa cara mendapatkan vitamin D, selain berjemur. Semoga informasinya bermanfaat!

 13 April 2020