Artikel

Tetap Sehat dengan Konsumsi 8 Jenis Makanan ini Saat Pandemi Virus Corona

03 Juni 2020
Tetap Sehat dengan Konsumsi 8 Jenis Makanan ini Saat Pandemi Virus Corona

Wong Coco Family, di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang sedang terjadi saat ini, kita harus selalu menjaga kesehatan tubuh dan salah satunya adalah selalu mengonsumsi makanan sehat. Berikut adalah 8 jenis makanan sehat yang sebaiknya kita konsumsi agar tubuh kita bisa terlindungi dari infeksi virus yang menjadi pandemi di sebagian besar negara di dunia tersebut.

1. Paprika merah

Paprika merah dikenal kaya vitamin C yang bisa membantu menjaga imun tubuh. Berdasarkan informasi dari Departemen Pertanian AS, 1 mangkuk paprika merah mengandung sekitar 21% dari nilai vitamin C harian kita.

2. Brokoli

Brokoli juga diketahui kaya akan vitamin C. Setengah mangkuk Brokoli bisa mencukupi 43% dari nilai vitamin C harian kita.

3. Buncis

Buncis mengandung protein seperti asam amino, yang salah satu fungsinya adalah membentuk sistem daya tahan tubuh.

4. Stroberi

Vitamin C yang terkandung dalam stroberi juga baik untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan bisa membantu melindungi sel-sel dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan radikal bebas.

5. Bawang putih

Bawang putih mengandung zat allicin, zat yang mampu membantu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh dengan cara merangsang aktivitas dan produksi sel darah putih.

6. Jamur

Kandungan vitamin D dalam jamur diketahui bisa membantu meningkatkan penyerapan kalsium di dalam tubuh.

7. Bayam

Bayam merupakan sayuran yang kaya akan vitamin C dan penuh dengan antioksidan yang dapat membantu regenerasi sel dalam tubuh.

8. Yogurt

Yoghurt mengandung bakteri baik untuk saluran pencernaan dengan populasi bakteri baik lebih dari 1 juta per mililiter.  Dengan meminum sehari 100 mililiter yoghurt, maka manfaat kesehatannya adalah bisa meningkatkan imunitas tubuh, mampu menjaga stabilitas tekanan darah, mengurangi diare dan menekan bakteri jahat di saluran pencernaan.

Itulah 8 jenis makanan sehat yang sebaiknya kita konsumsi agar tubuh kita bisa terlindungi dari infeksi virus. Semoga informasinya bermanfaat untuk Wong Coco Family!

“Lihat Artikel Lainnya”

Tips Atasi Nyeri Leher dan Lutut Saat WFH

Tips Atasi Nyeri Leher dan Lutut Saat WFH

Sering merasakan nyeri leher dan lutut selama Work From Home (WFH) di masa pandemi virus corona ini? Berikut adalah beberapa gerakan sederhana yang direkomendasikan oleh dr. Michael Triangto dari Slim and Health Sports Therapy yang dilansir dari laman situs liputan6.com. Mengatasi Nyeri Leher Menurut dr. Michael, untuk mengatasi nyeri leher, Wong Coco Family bisa melakukan beberapa peregangan. Dengan posisi duduk, satukan kedua tangan, lalu letakkan di bawah dagu dengan posisi sedikit mendongak kemudian hitung sampai lima hitungan. Dilanjutkan dengan menundukkan kepala dan beri tekanan sedikit di kepala bagian belakang memakai jari tangan, hitung sampai lima hitungan. Selanjutnya, letakkan tangan kanan di bawah dagu lalu dorong kepala memakai tangan untuk menengok ke sebelah kanan dan tahan sampai lima hitungan. Lakukan hal yang sama dengan tangan kiri lalu dilanjutkan dengan menengok ke arah kiri. Kemudian dilanjutkan dengan mendekatkan kepala ke pundak kanan lalu tarik dengan bantuan tangan kanan. Lakukan juga sebaliknya ke sisi kiri dan taruh tangan kiri di kepala. Seluruh gerakan dilakukan dalam lima hitungan untuk bisa membantu meredakan nyeri leher. Meredakan Nyeri Lutut Sementara untuk meredakan lutut, Wong Coco Family harus melakukannya dengan berdiri kemudian letakkan kedua tangan di atas meja. Dilanjutkan dengan membuka kaki lebih lebar dari jarak kedua tangan yang jadi tumpuan. Perlahan turunkan tubuh dengan cara melipat kaki sebelah kanan menjadi hampir 90 derajat. Badan usahakan tetap tegak. Naik ke titik semula dan lakukan hal yang sama dengan kaki kiri. Selamat mencoba dan semoga bisa membantu meredakan rasa nyeri di leher dan lutut yang Wong Coco Family rasakan. Jika rasa nyeri masih terasa, ada baiknya segera berkonsultasi langsung dengan ahli medis.

 06 Juni 2020
Hal-Hal yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19

Hal-Hal yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19

Selain penerapan protokol kesehatan, pemberian vaksin yang sedang dilakukan oleh pemerintah juga menjadi salah satu upaya pencegahan penularan infeksi virus Corona yang sampai saat ini masih menjadi pandemi di banyak negara dunia. Jika Wong Coco Family tidak lama lagi akan menjalani vaksinasi, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan dan dipersiapkan sebelum menjalani vaksinasi Covid-19.   Sebelum Vaksinasi Hindari olahraga berlebih Olahraga disarankan untuk tetap dilakukan sebelum mendapatkan vaksin, karena kebiasaan ini baik untuk membantu daya tahan tubuh tetap kuat. Namun, sebaiknya tidak melakukan olahraga secara berlebihan, karena hal ini justru bisa menyebabkan penurunan imun tubuh. Cukupi kebutuhan nutrisi Supaya imun tubuh tetap terjaga, kita disarankan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, seperti protein, vitamin, dan mineral, selama 1 minggu sebelum dan setelah mendapatkan vaksin. Tidur yang cukup Beberapa hari sebelum vaksinasi, usahakan untuk mencukupi waktu istirahat dengan tidur selama 7–9 jam setiap malamnya. Ini penting dilakukan agar imun tubuh tetap terjaga. Jalani pengobatan dari dokter Untuk Wong Coco Family yang memiliki penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau infeksi HIV, jalanilah pengobatan dari dokter sebelum vaksinasi karena salah satu syarat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 bagi penderita penyakit kronis adalah kalau kondisinya sehat dan terkontrol dengan pengobatan. Sesudah Vaksinasi Perhatikan efek samping vaksin Meskipun sangat jarang terjadi, vaksin kadang bisa menimbulkan efek samping yang cukup berbahaya, seperti reaksi alergi, sesak napas, dan anafilaksis. Karena itu, setelah mendapatkan vaksinasi, kita akan diminta untuk tidak meninggalkan fasilitas kesehatan di mana kita menerima vaksin selama kurang lebih 30 menit, supaya dokter bisa memastikan kita tidak mengalami efek samping tersebut. Redakan efek samping vaksin Untuk meredakan nyeri atau efek samping vaksin Covid-19 yang dirasa mengganggu, kita disarankan untuk beristirahat yang cukup, memberi kompres dingin pada area suntikan, dan lebih sering menggerakkan lengan yang disuntik. Tetap terapkan protokol kesehatan Walaupun sudah mendapat vaksinasi, bukan berarti kita sepenuhnya terhindar dari infeksi virus Corona. Ingat, walaupun sudah divaksin Covid-19, kita tetap bisa terkena penyakit ini, bahkan menularkannya kepada orang lain.   Itulah hal-hal yang sebaiknya dilakukan sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19. Semoga informasinya bermanfaat untuk Wong Coco Family semua!

 21 Juni 2021
Trik Cegah Panas Dalam Saat Musim Pancaroba

Trik Cegah Panas Dalam Saat Musim Pancaroba

Salah satu keluhan yang sering ditemui selama musim pancaroba adalah penyakit panas dalam. Setiap orang bisa mengalami gejala yang tidak sama ketika merasakan panas dalam, mulai dari pilek, batuk, tubuh terasa linu sampai tenggorokan yang terasa tidak nyaman. Dilansir dari laman situs Republika, seorang dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Carolus, dr Laurentius Aswin Pramono SpPD M.Epid, mengungkapkan, "Yang dikatakan panas dalam ini sebenarnya seasonal flu." Penyebab Panas Dalam Menurut dr Laurentius Aswin Pramono SpPD M.Epid, terdapat 2 faktor yang bisa menyebabkan panas dalam lebih banyak ditemukan pada saat musim pancaroba, yaitu: Perubahan cuaca. Tekanan udara hingga suhu udara yang sering berubah bisa menyebabkan kondisi virus dan kuman menjadi semakin berkembang. Imun tubuh rendah. Selain perubahan cuaca, panas dalam juga dapat terjadi karena imun (daya tahan tubuh) yang rendah. Lalu, bagaimana cara pencegahannya?  Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah panas dalam khususnya ketika musim pancaroba dan berikut adalah saran dari dr Laurentius Aswin. Meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh. Ini bisa kita lakukan dengan mengonsumsi makanan cukup nutrisi dan jika dibutuhkan ditambah dengan konsumsi vitamin, seperti vitamin C. Minum yang cukup. Pastikan kamu cukup mengonsumsi air putih atau minuman yang mengandung banyak mineral.  Pemenuhan kebutuhan cairan yang baik bisa membantu melancarkan mekanisme dan metabolisme dalam tubuh dan salah satunya adalah daya tahan tubuh yang akan lebih melindungi tubuh dari ancaman panas dalam. Olahraga teratur Rutin berolahraga juga penting dilakukan untuk meningkatkan kebugaran tubuh supaya tidak mudah terserang panas dalam. Vaksinasi influenza Upaya pencegahan terakhir yang bisa dilakukan untuk mencegah panas dalam adalah vaksinasi influenza. Itulah beberapa trik cegah panas dalam saat musim pancaroba. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Wong Coco Family!

 15 Januari 2020