Artikel

Nata de Coco untuk Berbuka Puasa

29 April 2020
Nata de Coco untuk Berbuka Puasa

Nata de coco, makanan berbahan dasar kelapa ini sering dijadikan salah satu sajian berbuka puasa di bulan Ramadan. Selain menyegarkan untuk disantap saat berbuka puasa, nata de coco juga memiliki manfaat kesehatan, seperti melancarkan pencernaan, memperkuat daya tahan tubuh dan membantu program diet.

Nata de coco juga sering dicari menjelang puasa karena bisa dikombinasikan dengan berbagai menu buka puasa dan berikut adalah beberapa contoh menu buka puasa yang menggunakan nata de coco sebagai salah satu bahannya.

1. Es Buah

Campuran buah dengan sirup akan lebih sempurna dengan ditambahkan nata de coco pastinya akan menambahkan kekayaan rasa dari es buah yang disajikan untuk berbuka puasa.

2. Es Timun Serut

Es Timun serut selain mudah dibuat juga sangat cocok untuk berbuka puasa karena rasanya yang segar dan pas untuk melepas dahaga selama berjam-jam berpuasa. Minuman ini juga sangat cocok dikombinasikan dengan nata de coco supaya rasanya lebih nikmat.

Wong Coco Family ingin berbuka puasa dengan nata de coco?  Wong Coco Nata de Coco yang dibuat dengan gula asli dan tanpa pemanis buatan bisa menjadi pilihan. Tidak hanya bisa disantap langsung, Wong Coco Family juga bisa menambahkan Wong Coco Nata de Coco dalam minuman atau sajian lainnya

“Lihat Artikel Lainnya”

Tips Mencegah Osteoporosis Pada Usia Muda

Tips Mencegah Osteoporosis Pada Usia Muda

Osteoporosis memang biasanya hanya diidap oleh lansia, sehingga banyak remaja dan orang dewasa muda yang tak begitu peduli dengan penyakit ini. Walaupun kasusnya jarang, namun osteoporosis (pengeroposan tulang) juga bisa menyerang mereka yang masih muda. Lalu, bagaimana cara mencegah osteoporosis di usia muda? 1. Olahraga Olahraga adalah cara paling efektif untuk mencegah osteoporosis. Olahraga yang paling sering bersentuhan langsung dengan tanah atau lantai dinilai baik buat tulang. Contohnya, lompat tali, lari, dan trampolin. Ketiga olahraga ini dianggap paling bagus untuk mencegah keropos tulang. Selain itu, ada juga olahraga bola voli, bola basket, aerobik high impact, dan olahraga lain sejenis yang juga baik untuk tulang. 2. Pastikan kecukupan nutrisi tubuh Jangan harap kesehatan tulang bisa terjaga di usia muda jika asupan nutrisi tubuh tak terpenuhi. Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang sangat berkaitan dengan kesehatan tulang. Karena itu, jika pola makan yang kita terapkan tak bisa mencukupi kebutuhan vitamin D, tak ada salahnya untuk mengkonsumsi vitamin D. Vitamin ini sangat bermanfaat untuk tulang dan gigi yang kuat. Beberapa sumber vitamin D dari makanan, adalah kuning telur, susu kedelai, dan hati sapi. Minimal usia dewasa perlu 15 mikrogram vitamin D tiap harinya. Selain vitamin D, asupan kalsium juga penting untuk mencegah osteoporosis. Nutrisi yang satu ini bermanfaat untuk menjaga kekuatan tulang. Kalsium terkandung dalam makanan seperti tahu, tempe, kacang merah, dan ikan sarden. 3. Jangan takut terkena sinar matahari Sinar matahari juga bisa membantu mencegah osteoporosis. Tapi, sinar matahari di sini bukan sinar matahari di siang bolong, melainkan sinar matahari pagi. Di waktu ini sinar matahari bisa membantu tubuh untuk memproduksi vitamin D secara alami. Usahakan tubuh Wong Coco Family terkena sinar matahari pagi (sebelum jam 9 pagi) selama minimal 10 menit. 4. Jauhi faktor risiko Supaya terhindar dari osteoporosis di usia muda, hentikan atau hindari kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kesehatan tulang. Contohnya, tidak atau membatasi konsumsi minuman beralkohol dan stop merokok. Itulah beberapa tips mencegah osteoporosis pada usia muda. Semoga bermanfaat!

 17 Februari 2020
Nata de Coco Tidak Mengandung Plastik, Ini Penjelasan dari BPOM RI

Nata de Coco Tidak Mengandung Plastik, Ini Penjelasan dari BPOM RI

Sekitar akhir tahun lalu, tepatnya di awal bulan Desember 2019, beredar informasi di media sosial tentang isu Nata de Coco mengandung plastik. Informasi itu bahkan disertai video yang jumlahnya lebih dari satu. Rata-rata rekaman video menunjukkan seseorang yang memencet potongan Nata de Coco sampai pipih, mirip lembaran plastik tipis. Dalam video yang diunggah ke situs YouTube tersebut Nata de Coco ditekan-tekan dengan klaim pembenaran produk tersebut terbuat dari plastik. Ada juga video yang menunjukkan Nata de Coco mengandung plastik dan bisa dibakar. Sebagai respons terhadap unggahan video tersebut, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia menggelar konferensi pers dan diskusi Kebaikan Nata de Coco Kelapa Indonesia di Harris Hotel FX Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019). Acara ini diselenggarakan untuk menegaskan, deretan rekaman gambar dalam video-video tersebut mengandung informasi yang tidak benar dan menyesatkan.  Dalam kesempatan itu, pihak BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) pun memberi klarifikasi dan dengan tegas menyatakan, video-video yang beredar itu hoaks. Menurut Ema Setyawati, Direktur Pengawasan Pangan Olahan Resiko Rendah dan Sedang BPOM RI, menegaskan Nata de Coco yang asalnya dari kelapa itu betul-betul makanan, bukan plastik. Ema menambahkan, produk Nata de Coco masuk dalam kategori pangan. Kategori Nata de Coco adalah semua bahan berasal dari buah, bisa meliputi bubur buah, santan kelapa, dan lainnya, termasuk makanan pencuci mulut berbahan air kelapa berbasis buah. Dalam proses pembuatannya, pangan yang menyerupai gel ini terbentuk dari jutaan benang selulosa yang berlapis-lapis, sehingga menjadikan pangan ini mengandung serat tinggi yang baik untuk tubuh. Senada dengan penjelasan dari BPOM RI, dilansir dari laman situs biotek.lipi.go.id, Nata de Coco adalah selulosa murni produk kegiatan mikroba Acetobacter xylinum. Produk ini dibuat dari air kelapa dan dikonsumsi sebagai makanan berserat yang menyehatkan. Benang serat tipis (selulosa) diperlukan dan penting untuk pencernaan. Lapisan yang banyak tersebut juga membuat Nata de Coco bisa memerangkap cairan. Saat ditekan, cairan tersebut akan keluar dan yang tertinggal adalah benang-benang serat yang menyerupai lembaran tipis. Lembaran tipis inilah yang disebut-sebut seolah-olah lembaran plastik. Setelah menyimak informasi di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa informasi tentang Nata de Coco terbuat dari plastik adalah informasi yang salah dan menyesatkan dan karena itulah Wong Coco Family tidak perlu ragu lagi untuk mengonsumsi Nata de Coco. Sebagai lembaga negara, BPOM juga sudah melakukan pengawasan dari semua aspek, yaitu regulasi, evaluasi pre-market, pengawasan post market, seperti iklan atau promosi, penyelidikan, pemberian KIE, public warning, dan law enforcement. Satu produk Nata de Coco yang menggunakan gula asli dan tanpa pemanis buatan adalah Wong Coco Nata de Coco. Jadi ingat, ketika Wong Coco Family ingin menambahkan Nata de Coco dalam minuman atau sajian lainnya, selalu pilih Wong Coco Nata de Coco!

 05 Juni 2020