Artikel

Terbiasa Makan Sayuran Mentah, Berbahayakah?

Sayur mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Nah, karena alasan tidak ingin kehilangan nutrisi yang terkandung dalam sayur, ada orang-orang yang langsung mengonsumsi sayur dalam keadaan mentah atau tanpa proses pemasakan.   Apakah kebiasaan tersebut tidak berbahaya?    Dilansir dari laman situs detikHealth, Dr dr Samuel Oetoro MS SpGK(K) mengatakan bahwa mengonsumsi sayur dalam keadaan mentah memang baik agar kandungan nutrisi pada sayur tidak terbuang seperti pada sayur yang melalui proses pemasakan.   Tapi dr Samuel mengingatkan kita semua untuk tidak terus-menerus mengonsumsi sayuran mentah. Kenapa? Karena menurut dr Samuel, terlalu sering makan sayuran mentah juga bisa berisiko bagi kesehatan tubuh yang salah satunya adalah melemahkan enzim pencernaan. Hal ini bisa terjadi karena proses kerja saluran cerna yang berat dalam mencerna sayur mentah. Efeknya bisa berujung pada defisiensi terhadap enzim B12. Karena itulah, dr Samuel menyarankan untuk selalu mengonsumsi makanan dengan seimbang.    Setelah menyimak penjelasan dari Dr dr Samuel Oetoro MS SpGK(K), bisa kita simpulkan bahwa mengonsumsi sayuran mentah memang bermanfaat, tapi sebaiknya tidak berlebihan agar kesehatan sistem pencernaan kita terjaga. Selain itu, jangan lupa juga untuk mencucinya sampai benar-benar bersih saat ingin mengonsumsi sayuran mentah, ya! Semoga informasi ini bermanfaat dan jika Wong Coco Family ingin mengetahui informasi lebih lengkap tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli medis atau ahli gizi.  

 15 Juli 2020

Daya Tahan Tubuh Berasal dari Pencernaan yang Sehat. Ini Penjelasannya

Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi, tentu kita semua harus senantiasa menjaga kesehatan. Salah satunya adalah dengan selalu menjaga sistem pencernaan karena dari sistem pencernaan, berbagai penyakit bisa masuk ke dalam tubuh.   Dilansir dari laman situs NIFS, di dalam sistem pencernaan ada bakteri baik yang bisa mendeteksi saat sumber penyakit masuk ke dalam tubuh. Bakteri baik tersebut akan menyerap sumber penyakit dan tidak akan membiarkannya menginfeksi tubuh kita.   Senada dengan pernyataan tersebut, dilansir dari laman situs detikHealth, seorang ahli kesehatan, dr Adeline Devita, mengungkapkan bahwa saluran pencernaan memiliki pengaruh sampai 80 persen dari sistem daya tahan tubuh. Kenapa bisa sampai sebesar itu pengaruhnya?  Karena saluran pencernaan terdiri dari jaringan mukosa yang sangat luas sehingga kalau benda asing yang berefek negatif dan beresiko menjadi penyakit masuk ke tubuh melalui saluran cerna, maka bisa menimbulkan suatu penyakit. dr Adeline menjelaskan, di saluran cerna ada mikroorganisme yang baik dan jahat berkembang biak secara seimbang. Jumlahnya harus seimbang sebab mikroorganisme baik harus mampu menekan perkembangbiakan mikroorganisme jahat. Menurut dr Adeline, keseimbangan bakteri baik di dalam pencernaan bisa dijaga dengan cara mengonsumsi makanan tinggi serat yang mengandung prebiotik (makanan untuk bakteri baik di usus) dan kolin (seperti susu, telur, kedelai, buah, dan sayuran). Karena itulah, jangan lupa selalu perhatikan kesehatan pencernaan dengan cara mengonsumsi makanan yang kaya serat. Dengan memenuhi kebutuhan serat harian, kita bisa memelihara kesehatan usus, sehingga pencernaan sehat dan secara otomatis daya tahan tubuh pun meningkat. Untuk memenuhi serat harian, kita bisa mengonsumsi buah dan sayuran.  Selain buah dan sayur, ada juga bahan pangan lain yang mengandung serat tinggi dan salah satunya adalah cincau hitam. Untuk mengonsumsi cincau hitam dengan cara yang praktis, Wong Coco Cincau bisa menjadi pilihan. Produk persembahan Wong Coco ini dibuat dengan ekstrak daun cincau hitam dan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet.      Produk Wong Coco Cincau tersedia dalam kemasan kaleng untuk mempertahankan cita rasa cincau hitam, menjaga kualitas dan membuatnya lebih tahan lama. Wong Coco Cincau diproses dengan bentuk Pearls (bulir) yang membuatnya mudah untuk dikonsumsi.  

 11 Juli 2020

Mood Tetap Harus Dijaga dalam Masa New Normal

Saat memasuki fase New Normal, tidak hanya kebersihan diri yang harus tetap dijaga, mood pun tidak kalah penting untuk dijaga. Mood yang tidak baik bisa berujung pada stres dan stres yang tidak segera diatasi bisa membuat daya tahan kita menurun.  Nah, agar mood tetap terjaga selama fase New Normal, berikut adalah beberapa tips yang bisa Wong Coco Family coba. 1. Batasi membaca berita dan media sosial Membatasi diri terhadap paparan berita dan media sosial mengenai Covid-19 adalah salah satu cara efektif untuk menjaga mood selama fase New Normal. Dapatkan informasi mengenai Covid-19 secukupnya saja.   2. Lakukan hal yang bisa membuatmu bahagia Pada fase New Normal ini mungkin Wong Coco Family sudah harus kembali disibukkan oleh pekerjaan di kantor. Lakukanlah kegiatan itu seperti biasa, tapi jangan lupa agar mood tetap terjaga, lakukan hal lain yang bisa membuatmu bahagia, seperti menikmati hobi selepas bekerja.   3. Berolahraga Dilansir dari laman situs Cnbcindonesia.com, dr Alberta, Clinical Psychologist, mengungkapkan bahwa, salah satu cara meningkatkan hormon kebahagiaan dengan cara olahraga. Saat hormon kebahagiaan meningkat, maka mood kita akan tetap terjaga.    4. Fokus untuk tetap tenang Cemas berlebihan juga bisa mengganggu mood selama fase New Normal. Nah, agar mood tetap terjaga dan pikiran tetap tenang, Wong Coco bisa melakukan meditasi atau mendekatkan diri pada yang kuasa dengan melakukan ibadah atau membaca kitab suci sesuai dengan agama yang dianut oleh Wong Coco Family.   Semoga informasi ini bermanfaat!  

 08 Juli 2020

Trik Pintar Tingkatkan Semangat Belajar Si Kecil

Apakah di rumah Si Kecil lebih senang bermain gadget ketimbang belajar dan mengerjakan pekerjaan rumahnya?  Jika memang Si Kecil menunjukkan gejala malas belajar, trik pintar berikut ini bisa dicoba.     Ciptakan ruang belajar yang nyaman Coba cek ruang belajar Si Kecil dan perhatikan apakah ruang tempat ia belajar sudah cukup nyaman untuk kegiatan belajarnya. Jika belum, segeralah membuat ruang belajar yang lebih nyaman, misalnya dengan memasang mural dengan warna dan karakter yang disukai Si Kecil agar ia lebih bersemangat belajar.   Selalu berusaha menjawab pertanyaan Si Kecil Usahakan untuk selalu menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh Si Kecil. Jika pertanyaannya butuh penjelasan yang cukup panjang, padahal Wong Coco Family sedang sibuk, maka katakan padanya pertanyaan itu akan dijawab nanti setelah ada waktu luang.   Jangan sekali-kali mengkritik Si Kecil yang terlalu sering mengajukan pertanyaan karena bisa mematahkan rasa ingin tahunya dan akhirnya ia tidak lagi bersemangat untuk belajar.    Memberi pujian Saat anak menunjukkan hasil belajar atau karyanya, berilah ia pujian. Memberi pujian ini penting karena Si Kecil akan merasa dihargai dan secara otomatis akan meningkatkan semangat belajarnya.   Sajikan cemilan favoritnya Menyajikan cemilan favoritnya juga bisa menambah semangat Si Kecil untuk belajar. Satu pilihan cemilan praktis yang bisa Wong Coco Family untuk menemani Si Kecil belajar adalah Wong Coco Ice Bon Bon Eskimo yang merupakan ice stick dengan aneka ragam rasa, seperti anggur, leci, melon, jeruk dan stroberi.      Wong Coco Ice Bon Bon Eskimo dibuat dengan paduan perisa buah-buahan, gula asli (tanpa pemanis buatan) dan susu skim yang membuatnya bertekstur lembut dan memiliki rasa yang khas. Disajikan dengan cara dibekukan terlebih dahulu, dipatahkan pada bagian tengah dan rasakan sensasinya.  

 06 Juli 2020

Tips Bebas Bosan Selama Liburan Sekolah di Rumah

Libur sekolah telah tiba! Tapi karena pandemi Covid-19 masih terjadi, anak-anak terpaksa harus tetap di rumah dan tidak bisa pergi liburan seperti liburan sekolah tahun-tahun sebelumnya. Nah, agar liburan sekolah tidak terasa membosankan, berikut adalah beberapa tips yang Wong Coco Family coba!   1. Nonton TV atau video di YouTube Karena kegiatan sekolah via online sedang libur, tidak ada salahnya jika bersama anak meluangkan waktu nonton acara favorit di TV. Agar tidak bosan, kegiatan menonton bersama ini bisa diselingi dengan menyaksikan dengan konten-konten menarik di ada di Youtube.   2. Membuat kerajinan tangan Mencoba membuat benda-benda unik seperti kerajinan tangan bersama anak bisa menjadi kegiatan yang mengasyikkan. Selain bisa dijadikan dekorasi, Si Kecil juga bisa mengembangkan kreativitasnya.   3. Memasak bersama Memasak bersama anak juga bisa menjadi salah satu kegiatan menyenangkan selama liburan sekolah. Pilihlah menu kesukaannya agar Si Kecil bersemangat untuk mengolahnya bersama di dapur.   4. Ikut lomba mewarnai dan menggambar dari MyJelly Kegiatan yang satu ini tidak kalah menyenangkan dengan kegiatan-kegiatan yang disebutkan sebelumnya. Selain bisa mengisi waktu selama libur sekolah, Si Kecil juga berpeluang memperoleh hadiah jika mereka terpilih sebagai pemenang lomba mewarnai dan menggambar dari MyJelly. Jadi tunggu apalagi? Yuk ikutkan Si Kecil dalam lomba ini!     Nah, agar Si Kecil bersemangat saat mengikuti lomba ini, sediakan MyJelly sebagai cemilannya ya! Produk jelly persembahan Wong Coco ini dibuat dengan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tidak memakai bahan pengawet sehingga cocok dinikmati sebagai cemilan selama libur sekolah.  

 05 Juli 2020

4 Kebiasaan Baik yang Muncul karena Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang sampai fase New Normal ini masih terjadi ternyata memiliki sisi positif. Pasalnya, saat ini banyak orang yang mulai melakukan kebiasaan baik yang sebelumnya jarang atau bahkan tidak pernah mereka lakukan. Apa saja kebiasaan baik itu? Berikut adalah beberapa diantaranya.    1. Lebih sering mengonsumsi air putih  Dilansir dari laman situs kompas.com, seorang ahli kesehatan, dr Sandi Perutama Gani, mengungkapkan bahwa, salah satu kebiasaan baik yang saat ini banyak dilakukan adalah lebih sering mengonsumsi air putih. Menurutnya, 55 persen orang selama pandemi menjadi lebih sering mengonsumsi air putih. Ahli kesehatan menganjurkan kita minimal mengonsumsi sekitar dua liter per hari tapi jumlah ini bisa lebih disesuaikan kegiatan yang kita lakukan.   2. Rajin cuci tangan  Kebiasaan baik selanjutnya yang saat ini muncul adalah hampir semua orang kini lebih memperhatikan kebersihan tangan mereka. Hasil survei yang dilansir dari laman situs kompas.com menunjukkan, setidaknya ada 85 persen yang melakukan kebiasaan ini.  Banyaknya orang yang melakukan kebiasaan baik ini tentu menggembirakan karena banyak penyakit dan ancaman kesehatan yang bisa menyebar jika kita tidak rajin mencuci tangan, termasuk Covid-19.   3. Rajin makan sayur dan buah  Saat ini lebih orang yang rajin makan sayur dan buah. Menurut dr. Sandi, kebiasaan ini juga efek dari kekhawatiran mereka terkena infeksi Covid-19. Sayur dan buah memang makanan sehat yang sangat dianjurkan karena selain baik untuk kesehatan tubuh, sayur dan buah juga mengandung nutrisi yang bisa menjaga imun tubuh.   4. Rajin olahraga dan berjemur  Demi daya tahan tubuh prima, selama pandemi banyak orang yang menjadi lebih sering berolahraga bahkan sekedar berjemur. Dilansir dari laman situs alodokter, kegiatan berjemur memilki banyak manfaat. Selain meningkatkan kekuatan tulang dan otot serta daya tahan tubuh, berjemur juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental dan membuat tidur lebih lelap.   Itulah beberapa kebiasaan baik yang muncul karena Pandemi Covid-19. Semoga kita semua terus menerapkan kebiasaan baik ini sekaligus disiplin serta konsisten menjaga kebersihan diri agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.  

 04 Juli 2020