Artikel

Konsumsi 5 Buah Ini untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh

25 Maret 2020
Konsumsi 5 Buah Ini untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh adalah salah satu faktor penting di tengah wabah infeksi virus corona atau COVID-19 yang sedang terjadi banyak negara, termasuk di negara kita, Indonesia. Daya tahan tubuh yang bisa membantu melindungi tubuh dari ancaman berbagai penyakit, termasuk infeksi virus corona.

Selain suplemen dan rempah-rempah, Wong Coco Family juga bisa mengkonsumsi beberapa buah yang efektif untuk menjaga daya tahan tubuh. Buah apa saja? Berikut adalah 5 buah yang bisa kita konsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

1. Jeruk

Vitamin C yang terkandung dalam buah jeruk adalah salah satu nutrisi penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Vitamin C diketahui bisa meningkatkan produksi sel darah putih yang bertugas untuk memerangi infeksi.

2. Pepaya

Pepaya juga mengandung vitamin C. Tidak hanya itu, buah ini juga mengandung enzim pencernaan yang disebut papain yang bisa membantu tubuh melawan peradangan.

3. Kiwi

Secara alami kiwi mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk di antaranya folat, kalium, vitamin K & vitamin C.

4. Semangka

Tak hanya segar, semangka juga kaya senyawa antioksidan yang disebut glutathione. Senyawa ini bisa membantu daya tahan tubuh sehingga bisa melawan infeksi.

5. Delima

Dilansir dari laman situs CNNIndonesia, Orang-orang Mesir Kuno sering memakai buah delima untuk mengobati infeksi. Sebagian besar penelitian juga menyebutkan bahwa ekstrak delima bisa membantu tubuh melawan bakteri dan virus.

Itulah 5 Buah yang bisa Wong Coco Family konsumsi untuk bantu jaga daya tahan tubuh. Semoga informasinya bermanfaat dan ingat untuk juga menjaga kebersihan tubuh ya!

 

 

“Lihat Artikel Lainnya”

Hand sanitizer Langka? Jangan Panik, Cuci Tangan Tak Harus Pakai Hand sanitizer!

Hand sanitizer Langka? Jangan Panik, Cuci Tangan Tak Harus Pakai Hand sanitizer!

Kepanikan melanda masyarakat Indonesia akhir-akhir ini karena semakin merebaknya virus corona di negara ini. Salah satu bentuk kepanikan adalah banyaknya orang yang berbondong-bondong memburu cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Akibatnya, harganya melambung tinggi dan sulit ditemukan. Sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi jika masyarakat bisa bersikap lebih tenang dan tidak panik karena sebenarnya mencuci tangan tidak harus memakai hand sanitizer. Ada cara lain yang tidak kalah efektif untuk membersihkan tangan, yaitu dengan memakai air dan sabun. Dilansir dari laman situs kompas.id, Dono Widiatmoko, Dosen Magister Bidang Kesehatan Masyarakat University of Derby, Inggris, mengungkapkan, selama ini Pemerintah Inggris selalu menyarankan warganya untuk mencuci tangan memakai sabun, bukan hand sanitizer. Dengan mencuci tangan memakai sabun, bakteri atau virus yang ada di telapak tangan bisa disingkirkan. Dono Widiatmoko menambahkan, tidak salah memakai hand sanitizer. Tetapi dari sisi kesehatan, cuci tangan dengan sabun sudah cukup. Terlebih saat persedian hand sanitizer yang terbatas dan sulit ditemui. Lalu, bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar? Masih dilansir dari laman situs kompas.id, Agus Susanto, Ketua Umum PP Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), menjelaskan mencuci tangan yang baik dan benar bisa dilakukan dengan enam langkah selama 20 detik. Menggosok kedua telapak tangan. Menggosok punggung tangan secara bergantian. Menggosok kedua sela-sela jari tangan. Membersihkan jari-jari dengan cara saling mengunci tangan. Menggosok dan memutar ibu jari secara bergantian. Meletakkan semua ujung jari di telapak tangan dan putar secara perlahan. Semoga informasi ini bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai virus dan bakteri, termasuk virus corona.

 09 Maret 2020
Tidak Cuma untuk Kulit, Jus Lidah Buaya Juga Banyak Manfaat untuk Kesehatan

Tidak Cuma untuk Kulit, Jus Lidah Buaya Juga Banyak Manfaat untuk Kesehatan

Tanaman lidah buaya (aloe vera) mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa nutrisi yang terkandung di dalam lidah buaya adalah gula, sejumlah enzim, vitamin, mineral, sterol, saponin, asam amino, asam salisilat, serta senyawa khusus, seperti anthraquinones. Selain dimanfaatkan untuk kecantikan dan kesehatan kulit, lidah buaya juga bisa dibuat menjadi jus lidah buaya yang memiliki berbagai manfaat terhadap kesehatan tubuh, seperti: 1. Cegah dehidrasi Tanaman lidah buaya kaya kandungan air yang bisa membantu mencegah dan mengatasi dehidrasi. Bagi Wong Coco Family yang rajin berolahraga, jus lidah buaya bisa menjadi salah satu pilihan minuman yang bisa membantu memulihkan stamina tubuh. Selain itu, bisa juga membantu membersihkan asam laktat yang menumpuk setelah aktivitas olahraga. 2. Bantu atasi sembelit Untuk mereka yang sedang mengalami sembelit, bisa mengonsumsi jus lidah buaya untuk membantu mengatasinya. Kandungan anthraquinones yang ada di dalam lidah buaya memiliki efek laksatif (pencahar). Tapi ingat, jangan dikonsumsi berlebih dan dalam jangka waktu yang lama. 3. Bantu kontrol kadar gula darah Jus lidah buaya juga bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Tapi untuk manfaat yang satu ini masih kontroversi, karena ada penelitian lain yang menunjukkan hasil sebaliknya. Itulah beberapa manfaat jus lidah buaya terhadap kesehatan tubuh. Jus ini memang bisa membantu menjaga kesehatan tubuh. Namun, kalau Wong Coco Family punya kondisi kesehatan khusus, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi jus lidah buaya. Semoga informasinya bermanfaat dan jika Wong Coco Family ingin mengonsumsi atau menjadikan aloe vera sebagai salah satu bahan tambahan untuk minuman segar, ada pilihan yang cepat dan praktis yaitu Wong Coco Aloe Vera. Produk Wong Coco Aloe Vera ini dibuat dengan tanpa pemanis buatan, serta menggunakan aloe vera yang berasal dari perkebunan sendiri.

 04 Februari 2020
Rutin Makan Wortel Bisa Menurunkan Minus pada Mata, Benarkah?

Rutin Makan Wortel Bisa Menurunkan Minus pada Mata, Benarkah?

Mungkin Wong Coco Family pernah mendengar sebuah saran agar rutin mengonsumsi wortel untuk menyembuhkan mata minus. Benarkah rutin mengonsumsi wortel bisa menyembuhkan mata minus? Berikut penjelasannya. Wortel diketahui mengandung beta karoten dan vitamin A yang bisa membantu menjaga kesehatan mata dan juga menjaga ketajaman mata. Namun, dr Setiyo Budi Riyanto, spesialis mata dari Jakarta Eye Center, mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara rutin konsumsi wortel dan mata minus. Dilansir dari laman situs detikHealth, dr Budi mengungkapkan, walau kita mengonsumsi wortel setiap hari, mata yang sudah minus dan berkacamata tidak akan bisa disembuhkan karena memang menurutnya tidak ada hubungan antara makanan yang dikonsumsi dan gangguan minus. Tapi, dr Budi tak menyangkal bahwa wortel memang baik untuk retina mata. Wortel bisa membuat sirkulasi pembuluh darah di sekitar mata membaik dan jaringan di sekitar mata tetap terjaga fungsinya, khususnya pada orang tua. Lalu adakah cara yang bisa kita lakukan untuk menurunkan minus mata? Menurut dr. Sylvia Chandra di laman situs SehatQ, sampai saat ini belum ada pengobatan untuk menyembuhkan mata minus, namun kita bisa melakukan operasi mata dengan laser atau yang disebut Lasik untuk mengoreksi bentuk kornea sehingga bayangan jatuh tepat di retina. Setelah lasik, kita tidak perlu menggunakan kacamata atau kontak lensa lagi. Tapi ingat, untuk menentukan cara yang sesuai akan dilihat dari kondisi mata dan tingkat keparahan, Wong Coco Family harus konsultasikan ke dokter mata terlebih dahulu. Semoga informasi ini bermanfaat!

 01 April 2020