Artikel

Nikmati 5 rasa buah yang berbeda dari MyJelly!

01 September 2020
Nikmati 5 rasa buah yang berbeda dari MyJelly!

Nikmati 5 rasa buah yang berbeda dari MyJelly yang dibuat dengan gula asli tanpa pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet.

“Lihat Artikel Lainnya”

Perlukah Menyajikan Makanan Penutup? Ini Penjelasannya

Perlukah Menyajikan Makanan Penutup? Ini Penjelasannya

Beberapa Wong Coco Family mungkin ada yang sering menghidangkan makanan penutup (dessert) saat bersantap bersama seluruh anggota. Tapi, apakah memang perlu menyajikannya? Dilansir dari laman situs antaranews.com, seorang ahli gizi ahli gizi di New Jersey bernama Felicia Stoler, setuju bahwa makanan penutup terkadang harus ada dalam menu. Namun, Felicia mengingatkan agar tidak beranggapan bahwa makanan penutup sebagai makanan yang sehat atau sarana untuk bisa menurunkan berat badan. Kenapa demikian? Karena hidangan penutup atau dessert mayoritas adalah makanan manis yang tinggi kandungan gulanya sehingga sering berhubungan dengan penambahan berat badan.  Sebagian makanan penutup juga diketahui mengandung banyak lemak jenuh, yang beresiko membahayakan kesehatan jantung, dan mengandung banyak kalori. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa hidangan penutup sebenarnya bisa menyehatkan saat strateginya tepat, yaitu lebih baik dikonsumsi sebelum makan ketimbang setelah makan. Seperti sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology: Applied, yang mengungkapkan bahwa secara konsisten memilih makanan yang lebih sehat dan mengonsumsi lebih sedikit kalori saat menyantap makanan penutup pada awal waktu makan.  Studi ini sejalan dengan sebuah penelitian yang dilansir dari laman situs dailymail.co.uk. Penelitian yang dilakukan oleh Dr James Gardiner dari Imperial College London itu menemukan bahwa makanan manis ternyata terbukti bisa membantu menurunkan berat badan asalkan dikonsumsi sebelum makan besar. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa protein otak yang disebut dengan glukokinase mampu melihat seberapa banyak glukosa atau zat gula yang kita konsumsi. Kalau asupan zat gula ini terlalu rendah, maka otak akan memberitahukan tubuh untuk mengonsumsi lebih banyak lagi makanan bertepung dan makanan manis. Hal ini bisa berakibat kita akan cenderung untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Karena itulah Dr James Gardiner menyarankan kita untuk makan makanan manis terlebih dahulu, sebelum makan utama agar bisa memenuhi kebutuhan gula tubuh tanpa harus mengonsumsi makanan utama secara berlebihan. Setelah menyimak penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa hidangan penutup boleh disajikan sesekali dan akan lebih baik lagi jika hidangan yang mayoritas rasanya manis tersebut disantap sebelum hidangan utama agar dampak buruk yang ditimbulkan akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis bisa diminimalisir. Salah satu jenis hidangan yang kerap menjadi makanan penutup adalah Jelly. Menyajikan Jelly yang praktis untuk keluarga, Wong Coco Family dapat mencoba MyJelly! Produk Jelly persembahan Wong Coco ini dibuat dengan gula asli, tanpa pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet. Wong Coco Family dapat menyajikan MyJelly untuk disantap langsung atau disajikan dengan buah-buahan!

 30 Juni 2020
Tips Berobat ke Rumah Sakit di Masa New Normal

Tips Berobat ke Rumah Sakit di Masa New Normal

Risiko terinfeksi Covid-19 di masa new normal seperti saat ini masih ada dan karena itulah kita perlu tetap waspada dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk jika kita harus berobat ke rumah sakit.  Selain harus tetap menjalani protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan rajin cuci tangan, supaya aman berobat ke rumah sakit saat new normal, berikut adalah tipsnya.   1. Buat janji dengan dokter   Sebelum mendatangi rumah sakit, sebaiknya buat janji terlebih dahulu dengan dokter. Pastikan jadwal praktek dokter di rumah sakit yang akan dituju. Dengan begitu, Wong Coco Family bisa datang pada waktu yang tepat tanpa harus terlalu lama menunggu.   2. Gunakan kendaraan pribadi   Kendaraan pribadi sudah pasti lebih terjamin kebersihannya ketimbang naik transportasi umum. Namun kalau terpaksa harus menggunakan transportasi umum, jangan pergi pada jam sibuk. Dengan begitu, Wong Coco Family bisa menghindari kepadatan penumpang dan naik transportasi umum dan resiko terpapar virus corona bisa diminimalisir.   2. Daftar secara online untuk hindari antrian   Untuk menghindari antrean, jika memang layanannya tersedia, Wong Coco Family bisa melakukan pendaftaran atau berobat secara online. Dengan pendaftaran online, kita bisa mendapatkan nomor urut dan perkiraan waktu jam berapa harus datang ke rumah sakit atau klinik kesehatan, sehingga kita tidak perlu antri terlalu lama.    3. Jawab pertanyaan screening dengan jujur   Biasanya, petugas medis akan melakukan screening pada setiap pasien. Ada beberapa pertanyaan yang akan diajukan seperti apakah memiliki gejala sakit yang mengarah ke Covid-19, apakah pernah berkontak dengan pasien yang tertular virus tersebut dan lain-lain. Jawab pertanyaan tersebut dengan jujur supaya petugas medis bisa memberikan tindakan medis yang tepat.    Selain itu, jawaban jujur juga bisa membantu melindungi para petugas medis yang selama ini berada di garda terdepan dalam penanggulangan virus Covid-19.   4. Hindari berbincang dengan pasien lain   Ingat, penularan virus bisa terjadi lewat droplet (cairan yang keluar dari mulut dan hidung). Cairan itu bisa keluar ketika orang berbicara, bersin atau batuk. Karena itu, sangat disarankan untuk tidak berbincang atau mengobrol dengan pasien lain di rumah sakit.    Semoga tips ini bermanfaat dan ingat untuk selalu menjalani protokol kesehatan ya, Wong Coco Family!  

 01 September 2020
Ngemil di Kantor? Ini Aturannya

Ngemil di Kantor? Ini Aturannya

Tidak sedikit dari kita yang tidak tahan untuk tidak ngemil di kantor. Tidak dilarang memang tapi sayangnya menurut Mayo Clinic beberapa kebiasaan mengemil yang kurang tepat saat di kantor bisa meningkatkan resiko obesitas. Nah, karena itu kita perlu mengubah kebiasaan konsumsi cemilan tersebut. Beberapa adalah beberapa aturan yang sebaiknya kita patuhi agar bisa ngemil di kantor namun kesehatan tubuh tetap terjaga.   1. Jangan menyediakan wadah permen di meja kerja Ingat, yang menyebabkan konsumsi makanan manis menjadi meningkat adalah peningkatan frekuensinya. Walaupun sering dianggap sepele, 6-10 butir permen sudah bisa menambah asupan gula pada tubuh kita. Karena itulah sebaiknya tidak menyediakan wadah permen di meja kantor. Menyimpan permen di tempat yang lebih tertutup juga dapat membantu mengurangi frekuensi konsumsi permen.   2. Jangan makan sendirian Walau tidak berhubungan secara langsung, ngemil bersama teman di kantor akan membuat kita bisa lebih menikmati makanan secukupnya saja dan juga meningkatkan kedekatan dengan teman kerja.   3. Bawa cemilan dari rumah Merencanakan ngemil sehat akan lebih baik kalau kita sudah menyiapkan cemilan sebelumnya. Dengan begitu kita bisa mengatur apa yang akan kita makan utamanya nanti saat makan siang. Usahakan bawa bekal cemilan tepat dan mengenyangkan seperti buah atau pudding. Untuk menikmati pudding dengan cara yang praktis, Wong Coco Pudding bisa menjadi salah satu pilihan. Produk Pudding persembahan Wong Coco ini dibuat dengan paduan Purée buah guava dan mangga, serta perisa kelapa dan susu tanpa lemak. Ditambah dengan Nata de Coco di dalamnya, sehingga cocok untuk menjadi cemilan saat bekerja di kantor.

 30 Agustus 2020