Artikel

Tips Tubuh Tetap Sehat dan Bugar Selama Berpuasa

Selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, umat Muslim diharuskan untuk menahan makan dan juga minum selama kurang lebih 12 jam. Jadi cukup wajar jika tubuh akan terasa lemas dan juga lelah.  Tetapi, bukan berarti Wong Coco Family tidak bisa memiliki tubuh yang sehat dan bugar ketika sedang berpuasa lho. Berikut adalah tips untuk tetap sehat dan bugar selama menjalani ibadah puasa. Jangan lupa sahur Salah satu cara menjaga stamina tubuh selama menjalani puasa adalah selalu makan sahur. Sahur penting karena makanan yang kita konsumsi saat sahur akan berpengaruh pada kinerja tubuh selama kita berpuasa. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks saat sahur sangat disarankan agar perut bisa terasa kenyang lebih lama. Contoh dari karbohidrat kompleks adalah nasi merah, roti gandum, singkong, dan ubi. Penuhi kebutuhan tidur Cara selanjutnya adalah memaksimalkan waktu tidur. Ini penting karena selama berpuasa, kita harus bangun lebih awal untuk makan sahur. Hal ini bisa menyebabkan menyebabkan kita kurang tidur sehingga ketika beraktivitas badan akan terasa lemas. Karena itu, usahakan untuk bisa tidur lebih cepat dari biasanya, dan maksimalkan waktu tidur selama 6–8 jam per hari agar tubuh bisa lebih bugar selama menjalani ibadah puasa di siang hari. Penuhi asupan cairan tubuh Minum yang cukup juga salah satu cara untuk tetap bugar selama menjalani puasa. Selama bulan puasa, seringkali kita lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Ingat, 80 persen tubuh kita adalah cairan, sehingga saat asupan cairan kurang, tubuh menjadi lebih mudah mengalami dehidrasi. Dehidrasi inilah yang akhirnya membuat stamina kita menurun. Agar asupan cairan tercukupi, minumlah dua gelas air putih ketika berbuka, empat gelas ketika makan malam sampai menjelang tidur, dan dua gelas ketika santap sahur. Olahraga ringan Wong Coco Family juga harus tetap berolahraga selama bulan Ramadhan karena bisa membuat tubuh kita tetap sehat dan bugar saat menjalani puasa. Pilihlah jenis olahraga yang lebih ringan supaya tidak terlalu menguras energi, seperti yoga, bersepeda, dan berenang. Wong Coco Family bisa melakukannya 30–60 menit menjelang berbuka puasa. Semoga tips ini bermanfaat!

 20 April 2020

Penyebab Perih di Lambung dan Tips Mengatasinya

Rasa nyeri yang terasa di perut bisa berasal dari kondisi yang mempengaruhi berbagai organ. Organ yang terpengaruh sampai menyebabkan perih & panas adalah lambung. Tidak cuma perih dan panas, ada beberapa gangguan yang bisa terjadi pada lambung seperti kembung, begah, mual, nyeri pada ulu hati, sampai cegukan. Dilansir dari laman situs detikhealth, faktor yang menyebabkan lambung terasa perih dan panas adalah naiknya asam lambung. Tidak hanya perih dan panas, naiknya asam lambung juga bisa menyebabkan iritasi pada kerongkongan. Perut panas dan perih di lambung juga bisa disebabkan oleh konsumsi coklat, kafein, alkohol, & rokok. Berikut adalah beberapa makanan untuk membantu mengatasi rasa perih di lambung. 1. Buah Pisang Buah ini bisa membantu menetralisir asam lambung karena kadar pHnya yang rendah. Selain pisang, buah lain seperti melon, pir, pepaya juga bisa menjadi pilihan alternatif lainnya untuk mengurangi rasa perih pada lambung. 2. Sayuran Hijau Sayuran hijau, seperti brokoli, seledri, kol, bayam, dan lainnya bisa menjadi pilihan untuk membantu mengurangi rasa panas dan perih pada perut. Sayuran hijau mengandung asam yang rendah sehingga cocok menghilangkan gejala penyakit lambung. 3. Jahe Komposisi jahe yang dibutuhkan untuk membantu mengurangi rasa perih di lambung hanya 1-2 gram dan dikonsumsi sebelum makan. Sifat dari jahe adalah sebagai antiradang terhadap penyakit lambung. Semoga informasi ini bermanfaat dan jika sudah mengonsumsi 3 makanan diatas lambung masih terasa perih, segeralah konsultasi dengan ahli medis untuk mendapat solusi perawatan yang lebih baik.

 17 April 2020

Kebiasaan yang Tanpa Sadar Bikin Punggung Terasa Nyeri

Nyeri punggung umumnya akan terasa saat tulang belakang terluka atau adanya cedera pada otot & ligamen yang mendukung tulang belakang. Selain itu, osteoporosis, osteoartritis, stenosis tulang belakang, fibromyalgia juga bisa menjadi penyebab munculnya sakit punggung. Nah, jika Wong Coco Family tidak menderita penyakit yang disebutkan di atas tapi merasakan sakit pada punggung, maka penyebabnya mungkin karena kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Berikut adalah kebiasaan yang bisa menyebabkan sakit punggung. 1. Postur tubuh yang buruk Postur tubuh yang buruk bisa merusak tulang belakang Anda dan juga menyebabkan ketidak sejajaran tulang belakang yang berisiko meningkatkan stres pada lutut. Untuk memperbaiki postur tubuh, saat berdiri atau duduk usahakan dalam posisi tegak dengan dada terangkat dan tegakkan juga bagian bahu. Wong Coco Family juga bisa melakukan peregangan tulang belakang untuk memperbaiki kondisi tulang belakang. 2. Posisi tubuh saat memegang ponsel Saat menatap layar ponsel dengan posisi membungkuk dan postur kepala yang terlalu ke depan bisa menyebabkan tulang belakang atas ke posisi over-flaxed yang akhirnya berisiko memadatkan cakram tulang belakang dalam jangka panjang. Hal inilah yang kemudian menimbulkan sakit pada bagian punggung. 3. Merokok Selain berisiko mengganggu kesehatan organ paru, merokok juga bisa menggangu kesehatan tulang belakang kita. Sakit punggung bisa disebabkan oleh nikotin yang terkandung dalam rokok yang mengganggu aliran darah normal di sekitar tulang belakang, sehingga mempengaruhi tulang dan menyebabkan degenerasi dini. Merokok juga berisiko menghambat kemampuan cakram untuk menyerap nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga tulang belakang tetap sehat. Melihat penjelasan di atas, ada baiknya jika kita menghentikan kebiasaan-kebiasaan di atas agar rasa nyaman yang terganggu karena sakit punggung bisa kita hindari. Semoga informasi ini bermanfaat dan jika Wong Coco Family ingin penjelasan lebih lanjut tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli medis.

 13 April 2020

Cara Mendapatkan Vitamin D, Selain Berjemur

Vitamin D bermanfaat untuk membantu menjaga tulang tetap sehat. Vitamin D juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan pencernaan, peredaran darah, dan sistem saraf. Walaupun belum ada pedoman yang ditetapkan, namun Wong Coco Family direkomendasikan untuk mendapatkan asupan vitamin D sebanyak 600-2.000 IU per hari. Salah satu yang paling efektif dan mudah untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari. Tapi, berjemur di bawah paparan sinar matahari bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan vitamin D. Berikut cara efektif lainnya mendapatkan vitamin D, selain dari sinar matahari. 1. Konsumsi ikan Ikan berlemak dan makanan laut merupakan sumber alami vitamin D terbaik. Beberapa jenis ikan dan makanan laut yang kaya akan vitamin D adalah salmon, tuna, ikan kembung, tiram, udang, ikan sarden dan teri 2. Konsumsi jamur Jamur adalah satu-satunya sumber nabati vitamin D. Mirip dengan manusia, jamur bisa memproduksi vitamin D dengan memanfaatkan paparan sinar matahari. 3. Konsumsi kuning telur Kuning telur adalah salah satu sumber vitamin D. Sebuah informasi yang dilansir dari laman situs CNN Indonesia, beberapa studi menunjukkan telur dari ayam kampung bisa memberikan 20 persen kebutuhan vitamin D harian. 4. Minum susu Vitamin D sering ditambahkan ke sejumlah produk makanan dan minuman seperti susu untuk meningkatkan asupan nutrisi. Selain susu, produk lain yang sering ditambahkan kandungan vitamin D adalah sereal dan yogurt. Itulah beberapa cara mendapatkan vitamin D, selain berjemur. Semoga informasinya bermanfaat!

 13 April 2020

Bisa Cegah Dehidrasi dengan Nata de Coco? Ini Faktanya

Wong Coco Family pasti sudah pernah menyantap nikmatnya nata de coco. Bertekstur kenyal dengan rasa manis, membuat makanan yang berasal dari air kelapa ini cukup banyak digemari. Saat bulan puasa, nata de coco sering dijadikan sebagai salah satu hidangan berbuka. Dilansir dari laman situs doktersehat,com, pakar kesehatan menyebut ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan jika mengonsumsi nata de coco dan salah satunya adalah bisa membantu mengatasi dehidrasi. Berdasarkan studi yang dilakukan Puslitbang Biologi LIPI, kandungan gizi nata de coco per 100 gram nata diketahui mengandung 80% air, 20 gram karbohidrat, 146 kal kalori, 20 gram lemak, 12 mg Kalsium, 2 mg Fosfor dan 0,5 mg Ferrum (besi). Melihat fakta pada studi yang menyebutkan bahwa nata de coco mengandung 80% air, bisa disimpulkan mengonsumsi nata de coco bisa membantu untuk mengembalikan kadar air pada tubuh. Sehingga, tubuh terhindar dari dehidrasi. Selain bisa membantu mengatasi dan mencegah dehidrasi, berikut adalah beberapa manfaat lain dari nata de coco untuk kesehatan tubuh kita 1. Menurunkan kolesterol Dilansir dari laman situs doktersehat.com, kandungan di dalam nata de coco bisa menurunkan kinerja enzim HMG-Koa yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Hal ini bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. 2. Menjaga kesehatan pencernaan Sudah bukan rahasia lagi, serat sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Nah, banyaknya serat yang terkandung dalam nata de coco bisa membantu untuk menjaga kesehatan pencernaan. 3. Membantu program diet Jika Wong Coco Family ingin menurunkan berat badan, jangan lupa untuk rutin mengonsumsi nata de coco yang tinggi serat namun rendah kalori. Dengan serat yang dimiliki, maka nata de coco bisa menjadi cemilan yang cocok dikala lapar. Salah satu produk Nata de Coco yang dibuat dengan gula asli dan tanpa pemanis buatan adalah Wong Coco Nata de Coco. Jadi, saat Wong Coco Family ingin menambahkan Nata de coco dalam minuman atau sajian lainnya, selalu pilih Wong Coco Nata de Coco!

 08 April 2020

Perbedaan Gejala Virus Corona dengan Demam Berdarah Dengue

Selain mengalami wabah virus corona yang menjadi telah menjadi pandemi global, negara kita juga sebenarnya juga tengah dilanda wabah yang biasa terjadi pada musim hujan, yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD).  Bahaya wabah DBD ini harus diwaspadai masyarakat dan pemerintah juga telah memperingati seluruh warga agar waspada dan melakukan langkah pencegahan agar wabah DBD tidak memperburuk kondisi pandemi Covid-19. Dilansir dari laman situs kompas.com, Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan virus corona (Covid-19) dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB, Jumat (3/4/2020), berharap masyarakat bisa mencegah penyakit DBD dengan memberantas sarang nyamuk. Gejala DBD Berikut beberapa gejala penyakit DBD: 1. Demam tinggi mendadak 2. Sakit kepala 3. Pegal 4. Linu 5. Mual 6. Nyeri sendi 7. Bintik-bintik merah 8. Pendarahan di gusi 9. Mimisan 10. Sakit perut 11. Pendarahan di bawah kulit (memar) 12. Kerusakan pada pembuluh darah atau getah bening Masa inkubasi dari infeksi virus dengue umumnya terjadi dalam waktu 4-8 hari setelah digigit oleh nyamuk perantara virus (Aedes Aegypti). Saat ini dengan alat-alat pemeriksaan terbaru untuk DBD, deteksi virus dengue sudah bisa dilakukan kurang dari 48 jam. Gejala Covid-19 Ada tiga gejala umum yang menandakan seseorang terinfeksi virus corona, yaitu: 1. Demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius 2. Batuk 3. Sesak nafas Badan kesehatan dunia (WHO), mengungkapkan bahwa masa inkubasi bisa berlangsung sampai 14 hari. Selain tiga gejala umum diatas, belum lama ini peneliti menambahkan beberapa gejala yang mungkin terinfeksi Covid-19, yaitu conjunctivitis (infeksi/ iritasi pada membran transparan mata sehingga menyebabkan mata merah), masalah pencernaan, lelah tanpa alasan, nyeri otot, dan juga sakit kepala. Itulah perbedaan gejala antara DBD dan Covid-19, semoga informasinya bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kebersihan dan jaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus penyebab penyakit.

 07 April 2020

Ini Resiko Terlalu Lama Bekerja di Depan Layar

Wong Coco Family pasti sudah banyak yang tahu bahwa berada di depan komputer dalam jangka waktu lama bisa mengganggu kesehatan mata, seperti menurunnya kemampuan penglihatan. Tapi sebenarnya, tidak hanya kesehatan mata yang bisa terganggu. Ada beberapa bahaya kesehatan lainnya jika kita terlalu lama bekerja di depan layar komputer dan berikut adalah beberapa di antaranya. 1. Sakit punggung Jurnal dari Marmara University School of Medicine Student Congress mengungkapkan setidaknya 94 persen pengguna komputer dalam jangka waktu lama merasakan sakit punggung. 2. Sindrom carpal tunnel Sindrom carpal tunnel disebabkan tertekannya sistem saraf yang letaknya ada di bawah pergelangan tangan. Gejalanya, kesemutan pada tangan dan jari yang bisa berlanjut pada rasa sakit di pergelangan dan lengan sampai bahu, leher dan bisa juga sampai ke bagian tubuh lainnya. Kalau dibiarkan, kita bisa kesulitan memegang barang kecil dan mengalami lemah otot. 3. Gangguan tidur Gangguan tidur bisa terjadi akibat menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar, bahkan mungkin tidak jarang sampai begadang. Hal inilah yang menyebabkan gangguan (kurang) tidur yang bisa berefek pada hal lainnya, seperti susah berkonsentrasi, mudah lelah dan risiko serangan jantung menjadi meningkat. Itulah beberapa bahaya kesehatan lainnya jika kita terlalu lama bekerja di depan layar komputer, selain menyebabkan gangguan kesehatan mata. Semoga bermanfaat informasinya dan jika Wong Coco Family ingin penjelasan selengkapnya tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli medis.

 06 April 2020

Rutin Makan Wortel Bisa Menurunkan Minus pada Mata, Benarkah?

Mungkin Wong Coco Family pernah mendengar sebuah saran agar rutin mengonsumsi wortel untuk menyembuhkan mata minus. Benarkah rutin mengonsumsi wortel bisa menyembuhkan mata minus? Berikut penjelasannya. Wortel diketahui mengandung beta karoten dan vitamin A yang bisa membantu menjaga kesehatan mata dan juga menjaga ketajaman mata. Namun, dr Setiyo Budi Riyanto, spesialis mata dari Jakarta Eye Center, mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara rutin konsumsi wortel dan mata minus. Dilansir dari laman situs detikHealth, dr Budi mengungkapkan, walau kita mengonsumsi wortel setiap hari, mata yang sudah minus dan berkacamata tidak akan bisa disembuhkan karena memang menurutnya tidak ada hubungan antara makanan yang dikonsumsi dan gangguan minus. Tapi, dr Budi tak menyangkal bahwa wortel memang baik untuk retina mata. Wortel bisa membuat sirkulasi pembuluh darah di sekitar mata membaik dan jaringan di sekitar mata tetap terjaga fungsinya, khususnya pada orang tua. Lalu adakah cara yang bisa kita lakukan untuk menurunkan minus mata? Menurut dr. Sylvia Chandra di laman situs SehatQ, sampai saat ini belum ada pengobatan untuk menyembuhkan mata minus, namun kita bisa melakukan operasi mata dengan laser atau yang disebut Lasik untuk mengoreksi bentuk kornea sehingga bayangan jatuh tepat di retina. Setelah lasik, kita tidak perlu menggunakan kacamata atau kontak lensa lagi. Tapi ingat, untuk menentukan cara yang sesuai akan dilihat dari kondisi mata dan tingkat keparahan, Wong Coco Family harus konsultasikan ke dokter mata terlebih dahulu. Semoga informasi ini bermanfaat!

 01 April 2020

Manfaat Cincau Hitam bagi Kesehatan Tubuh Kita

Cincau hitam yang biasanya digunakan sebagai campuran es buah atau minuman kaleng ini memiliki tekstur kenyal seperti jelly. Tidak hanya dingin menyegarkan menghapus dahaga, cincau hitam juga kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Apa saja? Berikut adalah beberapa manfaat cincau hitam bagi kesehatan tubuh kita. Bantu Atasi Sembelit Pola makan yang tidak teratur dan kurangnya konsumsi serat dapat menyebabkan sembelit. Nah, untuk membantu mengatasi sembelit, kita bisa mengonsumsi cincau hitam yang kaya serat. Bantu Meredakan Perut Kembung Masuk angin dan mual ketika menempuh perjalanan jauh bisa menyebabkan perut terasa kembung. Tidak perlu khawatir karena dengan mengonsumsi cincau hitam gejala perut kembung dan mual bisa diatasi. Membantu Program Diet Cincau hitam yang rendah kalori tapi tinggi serat bisa membantu mereka yang sedang menjalani program diet yang sehat. Agar programnya berhasil, saat mengonsumsinya, jangan memakai gula atau pemanis tambahan ya. Bantu Cegah Risiko Diabetes Melitus, Penyakit Jantung, & Stroke Kandungan serat pada cincau hitam bisa mengikat gula, lemak, dan kolesterol dalam tubuh. Hal ini bermanfaat untuk bisa membantu menurunkan kita terkena resiko diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke. Semoga informasi tentang manfaat cincau hitam bagi kesehatan tubuh ini bermanfaat untuk Wong Coco Family semua. Jika Wong Coco Family ingin mengonsumsi cincau hitam dengan cara yang praktis, pilihlah Wong Coco Cin Cau yang dibuat dengan ekstrak daun cincau hitam dan diproses tanpa menggunakan pemanis buatan. Minuman segar ini juga sangat cocok untuk dinikmati ketika cuaca terik.

 27 Maret 2020