Artikel

Kapan Sih Seharusnya Kita Menggosok Gigi, Sebelum atau Sesudah Makan?

Mungkin masih ada dari Wong Coco Family yang masih bingung, menggosok gigi itu sebaiknya sebelum atau sesudah makan? Sebenarnya sikat gigi sebelum atau sesudah makan itu tidak ada yang salah. Tapi, kalau dibandingkan, maka akan lebih baik dilakukan setelah makan. Kenapa sebaiknya setelah makan? Supaya bakteri dari sisa makanan tidak sempat menempel dan merusak gigi. Tetapi, satu hal yang harus dipahami adalah sebaiknya beri jeda waktu sebelum menyikat gigi, karena menyikat gigi sesaat setelah makan justru bisa menyebabkan rusaknya gigi. Dilansir dari laman situs CNN Indonesia, Prof Melanie Sadono Djamil, Ketua Divisi Pendidikan dan Litbang PB Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), mengungkapkan bahwa, "Sikat gigi itu 15 atau 20 menit setelah makan. Berikan kesempatan kepada saliva (air liur) untuk membantu proses pencernaan karena alfa amilase dan enzim lainnya dilepaskan setelah makan." Prof Melanie Sadono Djamil menjelaskan, di dalam mulut ada saliva (air liur) yang sifatnya buffer effect (penyeimbang). Ketika makan, pH normal saliva yang awalnya 6,8 akan turun sampai mencapai pH kritis, yaitu 4. Nah, jika setelah makan langsung sikat gigi, maka struktur alami saliva tersebut bisa rusak dan berpengaruh pada fungsinya terhadap proses pencernaan. Itulah sebabnya, sebaiknya tunggu dulu 15-20 menit, sehingga pH saliva telah kembali normal. Tidak hanya itu, langsung menyikat gigi setelah selesai makan juga bisa membuat email gigi lemah. Terlebih lagi kalau kita mengonsumsi makanan atau minuman yang sifatnya asam. Asam bisa 'membakar' enamel gigi dan lapisan di bawahnya (dentin). Menyikat Gigi di Waktu yang Salah Sebabkan Korosi Menyikat gigi di waktu yang salah, seperti sebelum 15 menit setelah makan, bisa menyebabkan asam naik lebih tinggi pada gigi, yang akhirnya bisa menyebabkan korosi atau pengikisan terjadi lebih cepat dan akibatnya bisa terjadi pembusukan gigi. Selain menyarankan untuk menunggu terlebih dahulu sebelum menyikat gigi setelah makan, Prof Melanie Sadono Djamil juga menyarankan untuk berkumur dengan air putih matang tiap kali selesai makan. Hal ini bisa membantu mempercepat pH saliva dalam mulut untuk kembali normal, sehingga tidak akan sempat melemahkan email gigi. Semoga informasi ini bermanfaat dan jika Wong Coco Family ingin penjelasan lebih lengkap tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli kesehatan gigi, yaitu dokter gigi. 

 24 Februari 2020

Ini Manfaat Makan Tepat Waktu dan Teratur

Tinggal di kota besar, seperti Jakarta, tidak jarang membuat menyita waktu. Tidak heran jika waktu makan pun sering kali terlewat dan tidak sesuai jadwal makan yang benar. Padahal, membiasakan makan tepat waktu sesuai jadwal itu sangat baik bagi kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya? Dilansir dari laman situs lifestyle okezone, menurut dr Sri Sukmaniah SpGK saat presentasinya dalam konferensi pers Gerakan Lambung Sehat Indonesia di Rumah Makan Anglo, Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (8/7/2010), "Jadwal makan kita harus teratur. Yang baik janganlah memulai makan setelah Anda benar-benar lapar. Atur waktu makan Anda seperti makan pagi berkisar jam 06.00-08.00, makan siang jam 12.00-13.00. Dan makan malam jangan di atas jam 20.00." Dr Sri menjelaskan, dengan makan yang teratur, maka tubuh kita akan sehat dan bugar. Tubuh membutuhkan zat-zat gizi yang lengkap, sehingga tubuh kita sehat. Sehat artinya tidak mudah sakit. Sedangkan bugar adalah kita tidak merasakan kelelahan saat melakukan kegiatan dalam sehari-hari. Di antara jam makan utama, tubuh juga diperbolehkan mengonsumsi makanan selingan. Namun, Wong Coco Family harus memilih selingan yang sehat seperti buah, agar-agar, kacang rebus, atau kacang panggang. Yang tidak boleh dilupakan adalah, jangan biasakan diri terlambat makan atau makan tidak teratur. Beberapa studi juga mengungkapkan, dengan makan teratur tubuh akan punya metabolisme yang lebih baik ketimbang makan yang tidak teratur. Dengan metabolisme yang baik, kita bisa lebih mengontrol berat badan. Jadi, salah kaprah jika mau menurunkan berat badan justru melewati jam makan. Semoga informasi ini bermanfaat!

 18 Februari 2020

4 Masalah Kesehatan Akibat Malas Cuci Tangan

Wong Coco Family pasti sudah banyak yang tahu bahwa tangan yang yang tidak bersih karena idak mencuci tangan bisa menjadi media penularan berbagai macam penyakit. Kuman berupa virus dan bakteri yang menempel di tangan yang kotor, bisa masuk ke dalam tubuh melalui hidung, mulut, atau anus. Berikut adalah 4 penyakit yang dapat menyerang karena tangan tidak dicuci dengan bersih. 1. Covid-19 Covid-19 merupakan nama lain dari virus corona yang belakangan ini menjadi wabah di hampir seluruh negara di dunia, termasuk negara kita. Walaupun jumlah pasien yang positif terkena virus ini masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan negara lain, bukan berarti kita menjadi tidak waspada. Malas mencuci tangan bisa menjadi salah satu penyebab tubuh terkena infeksi virus corona dan karena itulah untuk mencegahnya, kita semua disarankan untuk rutin mencuci tangan. 2. Batuk Batuk adalah salah satu penyakit yang paling banyak ditularkan dengan perantara tangan yang tidak bersih. Umumnya, ini terjadi ketika virus batuk hinggap di tangan. Kemudian, jika tangan yang terinfeksi menyentuh mulut atau memegang makanan yang dimasukkan ke mulut, maka virus akan masuk dengan mudah ke dalam tubuh. Virus tersebut kemudian menyebabkan radang tenggorokan atau saluran pernapasan atas yang akhirnya memicu batuk. 3. Flu Flu juga bisa ditularkan melalui virus yang menempel di tangan karena tidak rajin mencuci tangan. Influenza bisa menyebabkan pilek, hidung tersumbat, dan berbagai gangguan saluran pernapasan atas lainnya. 4. Diare Cuci tangan setelah buang air besar sangat disarankan karena jika tidak bisa menyebabkan kita terkena diare. Diare merupakan penyakit yang menular melalui feses atau tinja yang mungkin saja tertinggal di tangan setelah membersihkan (membasuh) dubur sesudah buang air besar. Virus, bakteri atau parasit dari feses tersebut bisa mengganggu sistem pencernaan dan akhirnya akan menyebabkan kita sering buang air besar dalam kondisi yang encer atau mencret. Itulah beberapa penyakit yang bisa menyerang karena malas mencuci. Yuk mulai sekarang jangan lagi malas cuci tangan agar tubuh tidak mudah terserang berbagai penyakit. Untuk cara mencuci tangan yang dianjurkan, awali dengan membasahi tangan dengan air bersih. Kemudian, tuangkan sabun dan usapkan ke seluruh bagian tangan, termasuk bagian sela-sela jari dan kuku. Selanjutnya, bilas dengan air bersih sampai sabun tidak tersisa. Terakhir, keringkan tangan dengan lap kain bersih atau tisu.

 18 Februari 2020

Begini Etika saat Batuk dan Bersin di Tempat Umum

Lokasi penularan virus korona (COVID-19) yang paling berisiko adalah di tempat umum karena di tempat tersebut kita akan bertemu dengan banyak orang dan akan sulit mengindentifikasi siapa yang tubuhnya sehat dan siapa yang tubuhnya sedang terinfeksi penyakit. Ingat, virus corona bisa menular melalui cairan ludah dari mereka yang telah terinfeksi virus corona dan karena itulah ketika bersin atau batuk di tempat umum, kita semua harus mengetahui etika yang benar sehingga penularan penyakit apapun, termasuk infeksi virus corona bisa dicegah. Menurut info yang dilansir dari laman situs resmi badan kesehatan dunia, WHO, Senin (9/3/2020), setiap orang harus menerapkan etika batuk dan bersih. Cara ini dapat mengurangi penyebaran mikroorganisme (kuman) penyebab infeksi pernapasan, seperti batuk, pilek dan flu. Berikut adalah etika saat batuk dan bersin di tempat umum. Jauhkan wajah dari orang lain saat batuk atau bersin! Ketika ingin batuk atau bersin, sedikit menjauhlah dari orang lain. Gunakan tisu untuk menutupi mulut dan hidung saat batuk dan bersin. Tisu bisa mencegah penyebaran virus dan bakteri dan kalau sudah digunakan segera buang ke tempat sampah. Tidak ada tisu? Pakai lengan! Jika tidak ada tisu, solusi saat bersin atau batuk di tempat umum adalah menutup mulut dan hidung menggunakan lengan tangan. Cara ini dinilai lebih baik ketimbang menyebabkan orang lain tertular penyakit yang sedang diderita. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer! Sesudah bersin atau batuk, segeralah cuci tangan dengan memakai sabun dan air mengalir. Sulit menemukan wastafel? Wong Coco Family bisa menggunakan hand sanitizer. Itulah etika saat batuk dan bersin di tempat umum. Semoga bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan daya tahan tubuh agar tubuh tidak mudah terinfeksi penyakit apapun, termasuk virus corona.

 17 Februari 2020

Tips Mencegah Osteoporosis Pada Usia Muda

Osteoporosis memang biasanya hanya diidap oleh lansia, sehingga banyak remaja dan orang dewasa muda yang tak begitu peduli dengan penyakit ini. Walaupun kasusnya jarang, namun osteoporosis (pengeroposan tulang) juga bisa menyerang mereka yang masih muda. Lalu, bagaimana cara mencegah osteoporosis di usia muda? 1. Olahraga Olahraga adalah cara paling efektif untuk mencegah osteoporosis. Olahraga yang paling sering bersentuhan langsung dengan tanah atau lantai dinilai baik buat tulang. Contohnya, lompat tali, lari, dan trampolin. Ketiga olahraga ini dianggap paling bagus untuk mencegah keropos tulang. Selain itu, ada juga olahraga bola voli, bola basket, aerobik high impact, dan olahraga lain sejenis yang juga baik untuk tulang. 2. Pastikan kecukupan nutrisi tubuh Jangan harap kesehatan tulang bisa terjaga di usia muda jika asupan nutrisi tubuh tak terpenuhi. Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang sangat berkaitan dengan kesehatan tulang. Karena itu, jika pola makan yang kita terapkan tak bisa mencukupi kebutuhan vitamin D, tak ada salahnya untuk mengkonsumsi vitamin D. Vitamin ini sangat bermanfaat untuk tulang dan gigi yang kuat. Beberapa sumber vitamin D dari makanan, adalah kuning telur, susu kedelai, dan hati sapi. Minimal usia dewasa perlu 15 mikrogram vitamin D tiap harinya. Selain vitamin D, asupan kalsium juga penting untuk mencegah osteoporosis. Nutrisi yang satu ini bermanfaat untuk menjaga kekuatan tulang. Kalsium terkandung dalam makanan seperti tahu, tempe, kacang merah, dan ikan sarden. 3. Jangan takut terkena sinar matahari Sinar matahari juga bisa membantu mencegah osteoporosis. Tapi, sinar matahari di sini bukan sinar matahari di siang bolong, melainkan sinar matahari pagi. Di waktu ini sinar matahari bisa membantu tubuh untuk memproduksi vitamin D secara alami. Usahakan tubuh Wong Coco Family terkena sinar matahari pagi (sebelum jam 9 pagi) selama minimal 10 menit. 4. Jauhi faktor risiko Supaya terhindar dari osteoporosis di usia muda, hentikan atau hindari kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kesehatan tulang. Contohnya, tidak atau membatasi konsumsi minuman beralkohol dan stop merokok. Itulah beberapa tips mencegah osteoporosis pada usia muda. Semoga bermanfaat!

 17 Februari 2020

Efek Buruk Terbiasa Bangun Kesiangan

Bangun siang sering dilakukan oleh mereka yang tidak diharuskan untuk berangkat pagi-pagi. Menurut mereka, dengan bangun lebih siang, maka istirahat bisa jadi lebih lama sehingga tubuh akan membuat tubuh semakin segar.  Padahal, bangun siang ternyata justru bisa memberikan kerugian bagi kesehatan tubuh. Apa saja? Simak berikut ini yuk Wong Coco Family! Ritme metabolisme tubuh terganggu Tubuh manusia punya ritme untuk berkegiatan dan beristirahat. Kalau di waktu dimana tubuh sudah dipersiapkan untuk beraktifitas tapi kita justru masih tidur dan memilih untuk bangun lebih siang, maka sistem metabolisme tubuh bisa terganggu. Misalnya, pada jam 5 sampai 7 pagi adalah waktu dimana tubuh membuang berbagai macam racun dengan cara buang air kecil atau besar. Setelahnya, yakni jam 7 hingga jam 9 adalah saat dimana usus halus menyerap nutrisi dari sarapan pagi kita.  Kalau kita masih tidur pada jam tersebut, metabolisme tubuh bisa terganggu. Tubuh terasa lemas dan kepala pusing Bukan lebih segar, bangun siang justru bisa membuat tubuh terasa lemas. Bahkan, tidak sedikit orang yang mengaku kepalanya jadi terasa pusing ketika bangun lebih siang. Beresiko terkena diabetes Karena bangun siang bisa mengganggu sistem metabolisme tubuh, maka pengendalian kadar gula dalam darah juga bisa terganggu sehingga bisa meningkatkan resiko terkena diabetes. Bahkan, kalau kita baru bangun jam 10 atau 12 siang, resiko terkena kanker darah juga bisa meningkat. Terkena anemia Tidak sedikit mereka yang terbiasa bangun siang mengeluhkan masalah anemia atau kurang darah dan akhirnya menjadi susah konsentrasi untuk melakukan pekerjaan. Melihat fakta bahwa bangun siang ternyata justru bisa memberikan kerugian bagi kesehatan tubuh, mulailah dari sekarang menata waktu tidur dengan lebih baik sehingga Wong Coco Family bisa tetap bangun pagi setiap hari.

 17 Februari 2020

Ini Olahraga yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol

Mungkin tidak sedikit Wong Coco Family yang sudah tahu bahwa ada dua jenis kolesterol yaitu kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL) dan kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL). Dari dua jenis itu, hanya kolesterol yang baik saja yang dibutuhkan oleh tubuh karena bisa membantu dinding sel tetap fleksibel dan dibutuhkan untuk membuat beberapa hormon. Sementara jenis kolesterol jahat justru bisa mengendap di dinding pembuluh darah dan bisa berujung pada penyakit seperti stroke, serangan jantung dan gagal ginjal. Ada banyak cara untuk menurunkan kolesterol jahat salah satunya dengan olahraga. Olahraga adalah aktivitas fisik yang memang sudah terbukti bisa memberikan manfaat positif bagi tubuh jika dilakukan secara rutin, termasuk untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Untuk mereka yang punya kadar kolesterol tinggi, olahraga bisa membantu membakar kalori, sehingga energi yang dihasilkan oleh lemak bisa terbakar. Ada 2 jenis olahraga yang biasanya digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolestrol jahat yaitu aerobik dan anaerobik. Olahraga Aerobik Olahraga yang membutuhkan banyak oksigen dan gerakan yang cepat ini diyakini lebih cepat membakar kalori dari lemak. Berikut adalah olahraga yang termasuk jenis olahraga aerobik: 1. Jogging 2. Renang 3. Bersepeda 4. Senam zumba. Olahraga Anaerobik Olahraga jenis ini tidak memerlukan banyak gerakan dan oksigen tapi mampu membakar lemak, walaupun memang memerlukan durasi yang lebih lama dari aerobik. Olahraga yang termasuk olahraga anaerobik adalah: 1.  Yoga 2. Mengangkat barbel 3. Fitness Itulah jenis-jenis olahraga yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Semoga informasi ini bermanfaat!

 14 Februari 2020