Artikel

Dampak Buruk Terlalu Sering Mandi Malam Hari

Untuk mereka yang sibuk bekerja dari pagi sampai malam hari, tentu ingin membersihkan tubuh agar dapat tidur dengan nyenyak di malam hari. Tapi, konon, mandi malam tidak baik untuk kesehatan tubuh. Mandi malam ternyata memiliki beberapa manfaat, tapi ingat, bisa berubah menjadi bahaya jika Wong Coco Family mengabaikan beberapa faktor penting. Dilansir dari laman situs idntimes, menurut dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid, hal-hal yang perlu diperhatikan saat ingin mandi malam hari adalah kondisi tubuh (sedang sehat atau sakit), suhu udara saat itu (sangat dingin atau tidak), dan keadaan atau suhu air saat itu (sangat dingin atau tidak). Hal-hal tersebut perlu diperhatikan karena kalau tidak bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Apa saja? Berikut adalah beberapa di antaranya. 1. Tubuh menjadi demam Suhu tubuh akan meningkat di malam hari dan hal ini menyebabkan pori-pori kulit terbuka. Air yang terlalu dingin bisa meresap masuk dan akhirnya berpadu dengan suhu panas tubuh. Inilah yang bisa membuat sistem daya tahan tubuh menurun dan kita jadi lebih rentan terkena demam. 2. Menyebabkan asam urat Mandi di malam hari dengan air yang dingin di malam hari bisa menyebabkan asam urat. Terasa segar memang, tapi air dingin bisa menyebabkan sendi-sendi terasa nyeri. Ingat, seiring bertambahnya usia, cairan sendi akan mengalami perubahan komposisi. 3. Memicu paru-paru basah Terlalu sering mandi malam dengan air dingin juga bisa memicu paru-paru basah. Mereka yang terlalu sering mandi dengan air dingin di malam hari berisiko mengalami masalah pernapasan seperti batuk dan masalah pernapasan lainnya. 4. Nyeri otot Pori-pori kulit yang terbuka di malam hari menyebabkan bercampurnya suhu tubuh yang tinggi dengan air dingin yang digunakan untuk mandi. Hal inilah yang bisa menyebabkan rasa nyeri pada otot. Semoga informasi ini bermanfaat dan ingat jika memang harus mandi di malam hari, sebaiknya gunakan air hangat dan pastikan tubuh tidak dalam keadaan sakit agar dampak buruk yang disebutkan di atas bisa dihindari.

 11 Maret 2020

Terbiasa Konsumsi Kopi Berlebih Bisa Turunkan Daya Tahan Tubuh, Benarkah?

Meneguk secangkir kopi di pagi hari sebelum kerja atau saat kantuk menyerang di siang hari memang terasa menyegarkan. Tapi ingat, sebaiknya tidak terlalu sering minum kopi, karena jika terlalu sering bisa melemahkan sistem daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. Dilansir dari laman situs Copeman Healthcare, konsumsi kafein berlebih bisa memicu pelepasan produksi hormon kortisol (hormon stres) yang tinggi sebagai reaksi terhadap stres fisik dan juga mental. Kalau sudah begini, tubuh akan lebih rentan mengalami peningkatan gula darah, kolesterol dan trigliserida, serta penekanan pada sistem daya tahan tubuh. Seorang konsultan nutrisi Niti Desai juga mengungkapkan hal yang sama. Dilansir dari laman situs Thehealthsite, menurut Niti Desai, kopi bisa melemahkan sistem daya tahan tubuh melalui 3 cara berikut ini: Produksi hormon stres meningkat Kafein yang terkandung dalam kopi jika dikonsumsi berlebih bisa meningkatkan hormon stres atau kortisol. Hormon stres berlebih bisa mengganggu sistem daya tahan tubuh yang akhirnya akan memicu berbagai masalah kesehatan. Sel-sel kekebalan tubuh terganggu Asupan kafein yang berlebih bisa menurunkan produksi antibodi dalam tubuh, karena kafein akan memblokir sel T dan sel B dalam tubuh yang bertugas untuk melawan infeksi. Risiko insomnia meningkat Kafein berlebih juga bisa membuat kita insomnia. Padahal, kurang tidur bisa meningkatkan kadar hormon kortisol yang akan melemahkan sistem daya tahan tubuh. Melihat fakta-fakta di atas, ada baiknya jika kita tidak terlalu sering atau berlebihan dalam mengonsumsi kopi. Sesekali tidak mengapa, tapi terlalu sering bisa menyebabkan daya tahan tubuh kita terganggu. Semoga bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kesehatan dengan melakukan gaya hidup yang sehat ya, Wong Coco Family!

 09 Maret 2020

Hand sanitizer Langka? Jangan Panik, Cuci Tangan Tak Harus Pakai Hand sanitizer!

Kepanikan melanda masyarakat Indonesia akhir-akhir ini karena semakin merebaknya virus corona di negara ini. Salah satu bentuk kepanikan adalah banyaknya orang yang berbondong-bondong memburu cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Akibatnya, harganya melambung tinggi dan sulit ditemukan. Sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi jika masyarakat bisa bersikap lebih tenang dan tidak panik karena sebenarnya mencuci tangan tidak harus memakai hand sanitizer. Ada cara lain yang tidak kalah efektif untuk membersihkan tangan, yaitu dengan memakai air dan sabun. Dilansir dari laman situs kompas.id, Dono Widiatmoko, Dosen Magister Bidang Kesehatan Masyarakat University of Derby, Inggris, mengungkapkan, selama ini Pemerintah Inggris selalu menyarankan warganya untuk mencuci tangan memakai sabun, bukan hand sanitizer. Dengan mencuci tangan memakai sabun, bakteri atau virus yang ada di telapak tangan bisa disingkirkan. Dono Widiatmoko menambahkan, tidak salah memakai hand sanitizer. Tetapi dari sisi kesehatan, cuci tangan dengan sabun sudah cukup. Terlebih saat persedian hand sanitizer yang terbatas dan sulit ditemui. Lalu, bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar? Masih dilansir dari laman situs kompas.id, Agus Susanto, Ketua Umum PP Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), menjelaskan mencuci tangan yang baik dan benar bisa dilakukan dengan enam langkah selama 20 detik. Menggosok kedua telapak tangan. Menggosok punggung tangan secara bergantian. Menggosok kedua sela-sela jari tangan. Membersihkan jari-jari dengan cara saling mengunci tangan. Menggosok dan memutar ibu jari secara bergantian. Meletakkan semua ujung jari di telapak tangan dan putar secara perlahan. Semoga informasi ini bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai virus dan bakteri, termasuk virus corona.

 09 Maret 2020

Kerja Akhir Pekan Berisiko Depresi, Jangan Dibiasakan Ya!

Setelah lelah bekerja dari hari Senin sampai Jumat, akhir pekan sudah seharusnya bisa menjadi waktu untuk beristirahat dan keluar dari pekerjaan. Bekerja saat akhir pekan mungkin tidak apa-apa, tapi usahakan untuk tidak terlalu sering. Kenapa sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering? Sebuah studi mengungkapkan bahwa mereka yang bekerja di akhir pekan menjadi lebih rentan mengalami masalah kesehatan mental. Studi terbaru di Inggris dan sudah dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health, menunjukkan wanita dan pria yang bekerja pada akhir pekan lebih berisiko mengalami depresi. Studi tersebut meneliti data survei dari 11.215 laki-laki dan 12.188 perempuan yang bekerja di Inggris pada tahun 2010-2012. Setengah dari partisipan wanita bekerja di akhir pekan beberapa kali dan jumlah pria yang bekerja di akhir pekan lebih banyak (mencapai dua per tiganya). Hasilnya, para peneliti dalam studi tersebut menemukan wanita yang bekerja di akhir pekan punya lebih banyak gejala depresi ketimbang wanita yang hanya bekerja saat hari kerja. Untuk para pria, juga memiliki lebih banyak gejala depresi saat bekerja di akhir pekan. Melihat hasil studi tersebut, para peneliti menyarankan agar pemilik usaha untuk mempertimbangkan pengaturan jam kerja yang lebih mendukung kesehatan. Pengusaha seharusnya sadar bahwa jam kerja yang panjang dan tetap bekerja di akhir pekan bisa membahayakan kesehatan mental pekerja.

 06 Maret 2020

Cara Mencegah Tertular Penyakit Ketika Naik Kendaraan Umum

  Saat wabah penyakit corona merebak, kita disarankan untuk tetap di rumah dan menghindari aktivitas di luar rumah. Tapi jika memang Wong Coco Family harus keluar rumah dan menumpang kendaraan umum, ada beberapa cara mencegah tertular penyakit ketika naik kendaraan umum, termasuk virus corona. Berikut adalah beberapa di antaranya: 1. Hindari bepergian pada jam sibuk Kalau memungkinkan, hindarilah angkutan umum yang penuh sesak di jam sibuk. Dilansir dari laman situs health kompas, menurut Profesor epidemiologi Dr. Stephen S. Morse dari Mailman School of Public Health Columbia University, AS, kepadatan suatu tempat merupakan salah satu faktor utama penularan virus. Cara ini juga sudah terbukti keampuhannya dalam menekan penyebaran virus corona di Wuhan, China. 2. Jangan menyentuh wajah, mulut, mata & hidung Tangan kita merupakan pintu masuk berbagai penyakit menular. Ketika tangan yang kotor menyentuh beberapa bagian wajah, virus yang menempel di tangan dari benda sekitar yang kita sentuh dengan tangan bisa masuk ke dalam tubuh. Karena itu, sebisa mungkin hindari memegang wajah ketika kondisi tangan belum benar-benar bersih. 3. Lindungi diri dari paparan batuk atau bersin Ketika seseorang batuk atau bersin tanpa masker di transportasi umum, usahakan menjauhi sumber penyakit tersebut. Jika kondisi transportasi publik sedang penuh sesak dan tidak mungkin menjauh, membuang muka dari sumber batuk atau bersin tanpa pelindung masker tersebut bisa menjadi solusi sementara. 4. Bersihkan tangan setelah naik kendaraan umum Jaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir selama 20 detik, atau Wong Coco Family juga bisa memakai hand sanitizer berbasis alkohol setelah naik transportasi publik. Cara ini ampuh untuk melindungi diri dari berbagai penyakit menular. 5. Bersihkan tas dan barang bawaan Kalau Wong Coco Family membawa tas atau barang bawaan ketika naik angkutan umum, usahakan untuk selalu menenteng barang tersebut dan tidak menaruhnya di lantai atau permukaan yang belum terjamin kebersihannya. Namun kalau kondisinya tidak memungkinkan, segera bersihkan tas dan barang bawaan setelah naik transportasi umum. Wong Coco Family bisa memakai tisu disinfektan untuk membersihkan tas atau barang bawaan tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat dan ingat untuk selalu melindungi diri agar tidak gampang tertular penyakit dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang serta tidur yang cukup agar daya tahan tubuh tetap prima.

 05 Maret 2020

Bahaya Terbiasa Tidur Tengkurap untuk Kesehatan

Wong Coco Family termasuk mereka yang sering tidur tengkurap? Jika iya, maka sebaiknya ubah kebiasaan tidur dengan posisi ini karena ternyata posisi ini bisa sangat berbahaya untuk kesehatan. Kenapa posisi ini bisa berbahaya untuk kesehatan? Karena dalam posisi tengkurap, tubuh akan meregangkan leher, menaikkan bahu sampai menyentuh telinga, dan tangan akan berada pada posisi yang kurang nyaman. Hal ini bisa memberi banyak tekanan pada persendian yang akhirnya bisa menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, ada beberapa bahaya lain yang mengintai jika kita terbiasa tidur dalam posisi tengkurap. Berikut adalah beberapa bahaya tersebut. 1. Tulang belakang menjadi tegang Tidur tengkurap bisa menyebabkan tulang belakang menegang dan menimbulkan nyeri pada punggung, leher, dan persendian. Tulang belakang yang meregang juga bisa mengganggu fungsi organ yang lain karena tulang belakang bertugas untuk melindungi sistem saraf yang mengontrol seluruh fungsi organ di tubuh kita. 2. Kesehatan usus terganggu Saat tengkurap, bagian punggung bawah akan menahan terlalu banyak tekanan. Hal ini bisa meningkatkan risiko sciatica (kondisi nyeri yang disebabkan oleh saraf rusak atau terjepit). Selain itu, sebuah penelitian juga menemukan, masalah pada punggung bagian bawah bisa menyebabkan sembelit & masalah usus. 3. Menyebabkan masalah pernapasan Sistem pernapasan yang terganggu juga menjadi salah satu bahaya dari terbiasa tidur tengkurap. Ini bisa terjadi karena saat tengkurap, berat tubuh kita akan membebani otot pernapasan. Kondisi ini bisa membuat kita menjadi sulit untuk mengambil napas. Itulah beberapa resiko kesehatan jika kita terbiasa tidur dengan posisi tengkurap. Semoga informasi ini bermanfaat!

 04 Maret 2020

Kandungan Gizi Pada Pudding Untuk Kesehatan Tubuh Kita

Dibalik rasanya yang manis, pudding mengandung sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Ada cukup banyak nutrisi yang terkandung dalam pudding. Apa saja? Simak penjelasannya dibawah ini yuk, Wong Coco Family! 1. Serat Serat yang terkandung dalam pudding berfungsi untuk memperlancar metabolisme dan sistem pencernaan sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Metabolisme dan sistem pencernaan yang berfungsi dengan baik otomatis akan membuat kesehatan tubuh terjaga dan tidak mudah sakit. 2. Kalsium Salah satu bahan pembuatan pudding adalah susu, baik itu dengan susu cair atau bubuk. Nah, dari susu yang digunakan untuk membuat pudding inilah kandungan kalsium bisa kita dapat. Kalsium berperan penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. 3. Protein Sama dengan serat, protein juga bertugas menjaga sistem metabolisme dan pencernaan dalam tubuh. Kandungan protein pada pudding juga bisa bermanfaat untuk kesehatan kuku, rambut dan kulit. 4. Vitamin & Mineral Vitamin & mineral juga terkandung dalam pudding. Ada beberapa vitamin yang terkandung dalam pudding, seperti vitamin A, C, B, B6, B12, dan E. Tidak beda dengan kalsium, mineral juga berperan penting untuk memperkuat tulang dan gigi terutama untuk anak-anak. Itulah beberapa kandungan gizi pada pudding untuk kesehatan tubuh kita.  Nah, untuk menikmati pudding dengan cara yang praktis, Wong Coco Pudding bisa menjadi salah satu pilihan. Produk pudding persembahan Wong Coco ini dibuat dengan Purée buah asli sehingga terasa seperti buah asli. Paduan Purée buah asli dengan susu tanpa lemak dan nata de coco di dalam Wong Coco Pudding sangat cocok untuk pilihan cemilan seluruh anggota keluarga.

 04 Maret 2020

Begini Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh atau sistem imunitas punya peran penting dalam menjaga kesehatan. Daya tahan tubuh harus dijaga dengan baik supaya kita tidak mudah terserang bakteri dan virus yang bisa mengganggu kesehatan tubuh, seperti virus corona (Covid-19) yang saat ini sedang mewabah di banyak negara, termasuk Indonesia. Berikut adalah beberapa cara mudah untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Rutin berolahraga Kita disarankan untuk rutin berolahraga selama 30 menit tiap hari, agar sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi meningkat. Tapi ingat, karena saat ini kita disarankan untuk tetap dirumah, carilah olahraga yang bisa kita lakukan di dalam rumah, seperti treadmill, yoga dan lain-lain. Cukup istirahat Kurang istirahat, seperti kurang tidur, bisa dapat menyebabkan imunitas tubuh menurun. Cukupilah kebutuhan tidur sesuai dengan usia. Biasanya, kita membutuhkan waktu tidur sekitar 7-8 jam setiap malamnya. Hindari stres Stres yang tidak terkontrol bisa menyebabkan produksi hormon kortisol meningkat. Jika dibiarkan, dalam jangka panjang, peningkatan hormon kortisol bisa menyebabkan turunnya fungsi daya tahan tubuh. Wong Coco Family harus bisa mengelola stres dengan baik agar penurunan fungsi daya tahan tubuh bisa dijaga. Perbanyak makan sayur dan buah Untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh, kita disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Kenapa? Karena vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur dan buah bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Stop merokok dan minum minuman beralkohol Asap rokok dan alkohol yang masuk ke dalam tubuh bisa merusak sistem imun tubuh. Perokok punya risiko lebih tinggi mengalami infeksi paru, seperti bronkitis dan pneumonia. Sementara untuk perokok yang juga hobi minum minuman beralkohol, lebih berisiko terkena infeksi paru. Itulah beberapa cara mudah untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Semoga bermanfaat untuk Wong Coco Family dan ingat untuk selalu menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh ya!

 03 Maret 2020