Artikel

Jangan Ragu! Vaksin Covid-19 Aman dan Halal

Sebagai upaya untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih saja berlangsung, pemerintah akan memberikan vaksin Covid-19 ke seluruh masyarakat Indonesia secara bertahap. Agar masyarakat tidak ragu, Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama di Indonesia yang divaksin. Vaksin ini sangat penting dan sebagai warga negara Indonesia kita wajib mendukung program ini. Kita tidak perlu ragu karena vaksin Covid-19 Sinovac yang diimpor pemerintah dari negara Cina sudah dinyatakan aman oleh BPOM . Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) memastikan vaksin Covid-19 Sinovac sudah diuji coba tahap ketiga dan sudah memenuhi standar keamanan yang disyaratkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). BPOM menjamin vaksin Sinovac secara keseluruhan aman. Berdasarkan evaluasi khasiat, vaksin Sinovac diketahui mampu membentuk antibodi di dalam tubuh dan mampu membunuh sekaligus menetralkan virus SARS-CoV-2. Untuk umat muslim yang memang mayoritas di negeri tercinta pun tidak perlu ragu apakah vaksin ini sudah halal atau belum karena Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa tentang kehalalan vaksin Sinovac dengan mempertimbangkan proses hasil audit yang dilakukan oleh LPPOM MUI. Setelah menyimak penjelasan di atas, tidak ada lagi alasan bagi kita untuk meragukan keamanan dan kehalalan vaksin Covid-19 Sinovac. Mari dukung program pemberian vaksin yang dilakukan pemerintah ini dan jangan lupa untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan agar pandemi ini bisa segera berakhir.

 02 Februari 2021

Gaya Hidup yang Akan Jadi Tren di Tahun 2021

Tahun 2020 mungkin menjadi tahun yang cukup sulit dan menguras banyak tenaga dan pikiran bagi kita semua karena adanya pandemi virus Covid-19. Kita harus mengubah banyak hal, termasuk gaya hidup kita sehari-hari menjadi lebih sehat agar tidak mudah terinfeksi virus Covid-19. Lalu, bagaimana dengan tahun 2021 ini?  Berikut adalah prediksi beberapa gaya hidup yang akan jadi tren di tahun 2021.   Memakai Produk Ramah Lingkungan   Semakin hari semakin banyak orang mulai menyadari pencemaran lingkungan karena pemakaian produk sekali pakai, sehingga produk ramah lingkungan semakin populer dan diprediksi akan menjadi tren di tahun 2021 ini. Tidak hanya itu, pandemi juga membuat banyak orang ingin membantu sesama dengan mendukung produk-produk rumahan yang ramah lingkungan. Dengan begitu, tidak hanya lingkungan yang lebih terjaga, perekonomian masyarakat juga ikut terbantu.   Home Schooling / Home Learning   Pandemi Covid-19 menyebabkan Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, hingga Perguruan Tinggi terpaksa memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh. Saat pandemi berakhir memang pembelajaran akan kembali seperti semula namun ternyata ada cukup banyak orang tua yang diprediksi memilih anaknya sekolah dari rumah walaupun pandemi sudah berakhir.   Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Federation for Children, diketahui ada sebanyak 40 persen orang tua berencana untuk terus menyekolahkan buah hatinya dari rumah (homeschooling) bahkan setelah pandemi berakhir. Ini disebabkan karena banyak keluarga yang menganggap fleksibilitas, ketersediaan sumber daya, dan keamanan yang ditawarkan sistem pembelajaran dari rumah tersebut jauh lebih baik. Jadi diprediksi homeschooling akan menjadi tren di tahun 2021.   Menerapkan Gaya Hidup Sehat   Cara paling efektif untuk terhindar dari penyakit adalah menerapkan gaya hidup sehat, termasuk di saat pandemi ini.  Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, menerapkan gaya hidup sehat sudah menjadi kebiasaan yang harus dilakukan dan gaya hidup ini diprediksi masih akan menjadi tren di tahun 2021.   Gaya hidup sehat yang diprediksi akan menjadi tren di tahun 2021 ini adalah kebiasaan makan yang lebih sehat, rutin berolahraga dan memperhatikan kebersihan tubuh yang salah satunya adalah rutin mencuci tangan.   Itulah prediksi beberapa gaya hidup yang akan jadi tren di tahun 2021. Semoga informasinya bermanfaat untuk Wong Coco Family semua!

 02 Februari 2021

Ini Manfaat Makanan Ringan Selain Penunda Lapar

Makanan ringan atau biasa disebut juga dengan camilan sering kita konsumsi sebagai makanan penunda lapar. Selain penunda lapar, makanan kecil juga menyimpan banyak manfaat yang mungkin Wong Coco Family belum ketahui. Apa saja manfaat tersebut? Berikut adalah beberapa di antaranya.   Mengontrol Berat Badan   Mengonsumsi makanan ringan bisa membuat kita terhindar dari kelaparan ekstrim sehingga saat waktunya jam makan kita tidak makan berlebihan. Dengan berkurangnya keinginan untuk makan berlebih, maka kita bisa dengan mengontrol berat badan. Tapi ingat, makanan ringan yang dikonsumsi juga sebaiknya tidak berlebihan.   Meningkatkan Mood   Mengonsumsi makanan ringan di kantor sangat dibutuhkan untuk membantu menjaga dan meningkatkan mood, sehingga kita menjadi bisa tetap tenang, fokus dan selalu optimis pada saat masalah atau tantangan muncul dalam pekerjaan di kantor.   Meningkatkan Asupan Nutrisi   Makanan ringan juga bisa menambah asupan nutrisi dalam tubuh, seperti buah dan sayuran yang mampu membantu sistem kekebalan tubuh. Pilihan makanan ringan bernutrisi lain seperti yogurt, keju rendah lemak bisa membantu memenuhi asupan protein yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.   Itulah beberapa manfaat makanan ringan selain penunda lapar. Nah, satu pilihan makanan ringan yang bisa Wong Coco Family pilih adalah Wong Coco Pudding.  Pudding persembahan Wong Coco ini dibuat dengan purée buah mangga dan jambu biji merah, serta perisa kelapa.     Wong Coco Pudding juga dibuat dengan susu tanpa lemak yang membuat kita ngemil tanpa perlu takut gembil, serta berisi Nata de Coco yang akan melengkapi sensasi kunyah yang lembut dan kenyal secara bersamaan. Wong Coco Pudding sangat cocok untuk dikonsumsi langsung dan menjadi makanan ringan penunda lapar. Jadi jangan lupa untuk sediakan Wong Coco Pudding dirumah ataupun dikantor!

 02 Februari 2021

Jenis-jenis Hidangan Penutup yang Paling Sering Disajikan

Hidangan penutup atau dikenal juga dengan desserts merupakan hidangan yang umumnya disajikan setelah kita mengonsumsi hidangan utama. Salah satu ciri khas dari makanan penutup adalah cita rasanya yang mayoritas manis. Dari sekian banyak jenis hidangan penutup, jenis-jenis hidangan penutup berikut inilah yang paling sering disajikan.   1. Es Krim Es krim adalah salah satu pilihan terbaik untuk menikmati hidangan penutup dengan sensasi rasa yang manis menyegarkan. Ada berbagai macam pilihan rasa es krim yang dipilih untuk dijadikan sajian hidangan penutup, seperti vanilla, cokelat dan lain-lain.   2. Cake Cake juga merupakan pilihan hidangan penutup yang paling sering disajikan. Selain manis, hidangan penutup ini memiliki tekstur yang lembut dan pas untuk dikonsumsi setelah menyantap hidangan utama. Tidak jarang, cake dilengkapi dengan topping yang menggugah selera sehingga semakin menarik dinikmati.   3. Pudding buah Pudding buah juga tidak kalah populer dengan es krim maupun cake. Memiliki tekstur yang lembut dengan rasa yang manis membuat pudding menjadi salah satu pilihan hidangan penutup yang paling sering disajikan setelah hidangan utama. Untuk membuatnya pun tidak sulit, namun jika ingin lebih praktis, Wong Coco Pudding Kelapa bisa menjadi pilihan.     Wong Coco Pudding dibuat dengan purée buah asli jambu biji merah dan mangga (Wong Coco Pudding Guava dan Wong Coco Pudding Mangga) serta perisa kelapa (Wong Coco Pudding Kelapa). Wong Coco Pudding hadir dalam kemasan 120g yang cocok untuk dikonsumsi sebagai hidangan penutup atau cemilan penunda lapar .

 29 September 2020

Topping Dessert Andalan Indonesia

Saat ini, hampir semua hidangan penutup atau hidangan yang rasanya manis dilengkapi dengan topping. Terletak di bagian paling atas membuat topping menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah sajian. Tidak hanya bisa menambah rasa dan kenikmatan suatu makanan, topping juga bisa menambah selera para penikmatnya.    Dari sekian banyak varian topping, berikut adalah beberapa topping dessert andalan Indonesia.   1. Bubuk Matcha Saat ini, bubuk matcha sudah merambah banyak dessert, termasuk dessert manis khas Indonesia, seperti martabak manis. Bubuk matcha atau green tea digunakan sebagai penambah cita rasa makanannya. Tidak hanya menjadi toping, kadang matcha atau green tea juga digunakan sebagai bahan campuran utama dalam sebuah menu makanan.   2. Keju Mozarella Keju yang mudah dilelehkan ini sering dijadikan sebagai tambahan di berbagai menu makanan, termasuk dessert. Lelehan kejunya yang begitu menggoda yang menjadi daya tarik dari keju mozarella, sehingga banyak digunakan di banyak hidangan, termasuk hidangan penutup.   3. Buah segar Topping buah segar, seperti buah stroberi, sering digunakan pada jelly pudding. Tidak cuma bisa menambah cita rasa, tampilan warna buah stroberi yang merah merona membuat hidangan penutup menjadi sangat menggoda untuk dinikmati.   4. Nata de Coco Sama dengan buah segar, nata de coco juga sering dipakai sebagai topping untuk melengkapi hidangan penutup seperti pudding atau es buah. Tidak hanya bisa membuat hidangan menjadi lebih nikmat, penambahan nata de coco juga membuat hidangan penutup menjadi lebih bermanfaat untuk kesehatan tubuh karena mengandung serat.   Salah satu pilihan produk nata de coco yang bisa kita pilih untuk topping dessert adalah Wong Coco Nata de Coco Dugan. Dibuat dengan air kelapa yang dibentuk slice (pipih), gula asli tanpa pemanis buatan. Berbeda dengan nata de coco yang berbentuk cubes (kotak) pada umumnya, sensasi pipih nata de coco ini membuatnya terasa seperti makan kelapa.   Wong Coco Nata de Coco Dugan dapat dikonsumsi langsung ataupun disajikan sebagai bahan untuk membuat sajian lainnya.    

 28 September 2020

Jenis Makanan Berserat yang Mudah Disiapkan

Makanan berserat sangat penting untuk mempermudah dan memaksimalkan kinerja saluran cerna. Saluran pencernaan yang sehat sudah pasti bisa membantu daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit. Karena itulah mengonsumsi makanan berserat sangat dianjurkan.    Makanan berserat sangat mudah dan disajikan. Berikut adalah beberapa jenis makanan berserat yang mudah disiapkan.   1. Sayuran   Ada banyak sayuran yang mengandung serat bisa memenuhi kebutuhan serat harian kita (25 gram sampai 40 gram per hari), seperti kangkung, wortel, terong, kol, bayam, buncis, nangka muda dan daun pepaya, yang rata-rata mengandung 1,2 gram tiap 100 gramnya.    Untuk menyiapkan sayuran, kita bisa mengolahnya terlebih dahulu dengan cara direbus atau ditumis.   2. Buah   Sama dengan sayuran, ada banyak buah-buahan yang mengandung banyak serat, seperti buah semangka (0,3 gram per 100 gram), apel merah (2 gram per 100 gram), belimbing (0,9 gram per 100 gram), pir hijau (2,3 gram per 100 gram), jambu biji merah (7,3 gram per 100 gram), dan pepaya (1,3 gram per 100 gram ).    Buah-buahan tersebut bisa disantap langsung atau diolah menjadi sop buah, es buah, atau sajian lainnya.   3. Nata de Coco   Selain buah dan sayur, ada juga bahan pangan lain yang mengandung serat tinggi dan salah satunya adalah nata de coco. Menurut Prof. DR. Made Astawan, Dosen di Departemen Teknologi Pangan dan Gizi IPB, kandungan serat (dietary fiber) pada nata de coco cukup tinggi, terutama selulosa, sehingga bisa dijadikan alternatif makanan berserat selain buah dan sayuran.   Untuk produk Nata de Coco, Wong Coco Family bisa memilih produk yang sangat praktis, yaitu Wong Coco Nata de Coco Dugan 235g yang menggunakan gula asli.     Hadir dengan bentuk yang lebih unik, produk Wong Coco Nata de Coco Dugan ini dibentuk slice (pipih), sehingga menciptakan sensasi kunyah yang berbeda dari bentuk Nata de Coco pada umumnya seperti Cubes (kotak).  Wong coco Nata de Coco Dugan 235gr dengan dietary fiber ini cocok untuk dikonsumsi langsung atau ditambahkan dalam sajian lainnya.

 18 September 2020

Kebiasaan-Kebiasaan yang Pantang Dilakukan Setelah Makan

Setelah makan, tubuh kita perlu waktu untuk beristirahat. Hal ini bisa sangat bermanfaat dan membantu untuk mencerna makanan. Karena itu, kita dianjurkan untuk istirahat sejenak dan tidak melakukan kegiatan, terutama kegiatan yang berat.    Berikut adalah kebiasaan-kebiasaan yang pantang dilakukan setelah makan.   1. Menyikat gigi   Langsung menyikat gigi setelah makan memang baik, tetapi pada beberapa jenis makanan tertentu terutama dengan kandungan asam yang tinggi seperti jeruk, sebaiknya jangan langsung menyikat gigi. Tunggu sampai 30 menit terlebih dahulu sebelum menyikat gigi supaya email tidak rusak.    2. Tidur   Tidur setelah makan merupakan hal yang sebaiknya tidak dilakukan karena pencernaanmu akan bekerja lebih baik saat kita dalam posisi berdiri dan bukan rebahan (tidur). Saat dalam posisi rebahan, tidak akan ada gravitasi yang membantu dalam mencerna makanan dan justru bisa menimbulkan rasa mual. Menurut Mayo Clinic, kita disarankan untuk menunggu setidaknya tiga jam setelah makan sebelum tidur.   3. Berolahraga   Berolahraga sesaat setelah makan tidak disarankan karena bisa menimbulkan sakit perut serta kram otot, terutama setelah makan makanan berat. Tunggulah beberapa jam sebelum mulai berolahraga, agar makanan yang kita konsumsi bisa dicerna dengan sempurna dan tidak menyebabkan efek buruk pada kesehatan tubuh kita.   Semoga informasi ini bermanfaat dan hindari kebiasaan-kebiasaan yang pantang dilakukan setelah makan tersebut ya, Wong Coco Family!  

 11 September 2020

5 Tren Hobi Baru di Era New Normal

Walaupun di era new normal masyarakat sudah mulai kembali beraktivitas dengan penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan, tidak sedikit yang masih melakukan seluruh kegiatannya di rumahnya saja, seperti bekerja, sekolah dan kuliah. Karena berkegiatan di rumah itulah tidak sedikit pula yang memiliki waktu luang dan hal ini membuat mereka memiliki hobi baru. Berikut adalah 5 tren hobi baru di era new normal.   1. Memasak   Salah satu hobi baru di era new normal adalah tidak sedikit yang mulai hobi memasak di rumah. Hobi ini sangat positif karena selain menambah skill, juga makanan yang disantap akan lebih aman dari resiko terinfeksi Covid-19. Tips, trik, resep memasak yang bisa mudah diakses melalui smartphone semakin mempermudah mereka untuk memulai hobi memasaknya di rumah.    2. Mendekorasi rumah   Di era new normal ini juga tidak sedikit yang memilih untuk mendekorasi rumah. Mereka mempercantik rumah dengan mendekorasi ulang atau menata ulang furnitur atau bahkan mengecat ulang dinding dengan warna-warna baru agar tampilannya menjadi lebih nyaman.   3. Berkebun   Saat PSBB diberlakukan, salah satu yang menjadi kendala bagi masyarakat adalah akses untuk membeli atau mendapatkan bahan makanan segar. Karena itu tidak sedikit orang yang mulai menyiasatinya dengan membuat kebun lahan terbatas sendiri (urban farming) di rumah. Akhirnya sampai era new normal ini, berkebun menjadi salah satu hobi yang paling diminati oleh masyarakat.   4. Olahraga   Harus tinggal di rumah selama PSBB bukan berarti masyarakat melupakan kebugaran tubuhnya. Mereka tetap berusaha menjaga kesehatan tubuhnya agar tidak mudah terinfeksi Covid-19 dengan berolahraga di rumah masing-masing. Kebiasaan berolahraga ini kemudian masih berlangsung sampai saat ini.    5. Bermain game online   Terbatasnya kegiatan jalan-jalan di mall dan hangout di coffee shop membuat tidak sedikit orang yang beralih ke game online sebagai hiburan utama dalam menghalau kebosanan. Bahkan tidak sedikit yang mulai melihat online game sebagai salah satu hobi dan bisa menjadi profesi di masa depan.    Itulah 5 tren hobi baru di era new normal. Bagaimana dengan Wong Coco Family, sudah punya hobi baru apa di era new normal ini?  

 08 September 2020